Princess in Vampire castle

Princess in Vampire castle

  • WpView
    Leituras 135,941
  • WpVote
    Votos 3,698
  • WpPart
    Capítulos 13
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, jun 4, 2012
Tatapan matanya mengerikan seakan ingin menerkam diriku . Dia memamerkan gigi putihnya dan mendesis sehingga menunjukkan taringnya. Makhluk apa ini ? Mengerikan ! . Menakutkan ... Tapi juga membuat jantungku berdetag cepat . Aku ingin berlari dari tempat ini , tapi kedua kakiku tidak ingin sedikitpun , kedua mataku tidak ingin berhenti menatap makhluk mengerikan yang tampan ini . Aku bingung seakan kedua keinginan berbeda bergejolak dalam diriku . Dia semakin dekat kearahku . Aku semakin takut tapi lama kelamaan aku juga semakin ingin dia mendekat . Deg...! Saat wajahnya dan wajahku hanya berjarak beberapa cm. Kini wajahnya yang putih dan pucat terlihat semakin jelas . Ia menyunggingkan senyumnya kepadaku , tapi bagiku dia seperti memamerkan gigi - gigi taringnya. Perlahan dia memerengkan kepalanya dan semakin mendekat ke arah leherku . Apa yang akan dilakukannya ? . Apa dia ingin menggigitku ? . Wajahnya semakin dekat...dekat...dekat dan...
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • I Was The Evil Witch
  • Stay (Away)
  • Wasted Princess [On Going]
  • Villain : I'am the Main Character {END}
  • When an Antagonist becomes Heroine
  • Where am I?
  • The Vermilion Primrose [END]
  • Antagonist Princess [SUDAH TERBIT]
  • ZOMBIE ||| BABY MONSTER (Tamat)
  • Villainess Illusion

COMPLETED. Dm for follback Spin off from "I'm More Than Just A Princess" ••~•• "Aleeyah Najma, kau dihukum mati atas percobaan perebutan takhta Yang Mulia Damian Azazel Lucretius de Erebos, dan percobaan pembunuhan terhadap Lady Isandra" Kalimat itu terngiang di kepalaku, seraya aku mendongak menatap panggung raja di sebrang sana. Dimana Isandra, menangis tersedu di dalam pelukan Azel saat melihatku yang akan dieksekusi. Aku terenyuh, rasa sakit dan sesak akan penyesalan memenuhi perutku. Apa yang telah aku lakukan? Aku memiliki semuanya namun aku sia-siakan. Sahabat yang begitu tulus, ayah yang perhatian padaku, tidak perlu kusebutkan harta dan ketenaranku. Apa yang kurang? Kenapa aku masih ingin merebut kebahagiaan orang lain? Kenapa aku begitu serakah? 'Kau bodoh Aleeyah' batinku memaki diri sendiri. Sekali lagi, kulihat sahabat baikku di sebrang sana. Ah rasanya bibir hina ini tidak pantas lagi menyebutnya sebagai sahabat. 'Teman ya?' Bibirku terangkat, aku tersenyum kecil. Sebuah kata maaf tidak akan cukup untuk menebus dosaku, akan kubayar semuanya di neraka nanti. Isandra, Azel, ayah, kalian semua berbahagialah. Maafkan kehadiranku yang merupakan bencana, kutuklah aku sebanyak yang kalian suka, aku rela, aku pasrah. Karena diriku adalah pendosa. CRASH ••~•• "Ah lagi-lagi kita harus mengurus bayi ini" Suara siapa itu? Bayi siapa? "Kau benar, sudah berapa lama sejak dia lahir? Tapi grand duke sama sekali belum datang melihatnya, sebenci itu grand duke pada putrinya" Grand duke? Putrinya? Ah persetan, aku tidak peduli. Aku harus keluar dari sini. 'Tapi kenapa tangan dan kakiku pendek sekali?' batinku saat aku tidak mampu menggerakkan anggota gerakku dengan leluasa. Hanya naik turun kanan kiri seperti... 'Tunggu, jangan bilang...' "Ah dia sudah bangun, aku akan mengganti popoknya. Kau siapkan susu setelah itu kita pergi" ucap seorang maid raksasa yang menatapku malas. Tunggu, dia tidak raksasa. 'Aku jadi bayi?!' #1 on

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo