Promise 'G' [Terbit]

Promise 'G' [Terbit]

  • WpView
    GELESEN 745
  • WpVote
    Stimmen 306
  • WpPart
    Teile 27
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Jan. 18, 2025
Di novel Promise'G, Dea Larasati dan Gerland adalah sahabat yang terpisah selama bertahun-tahun. Dea setia menunggu Gerland di danau tempat mereka bermain, hingga Gerland kembali saat mereka duduk di bangku SMP. Mereka menjalin hubungan, tetapi Gerland meninggal dalam kecelakaan. Meski arwahnya menjaga Dea, ia menitipkan Dea kepada sahabatnya, Indra. Seiring waktu, Indra jatuh cinta pada Dea, namun Dea masih terikat pada kenangan Gerland, menciptakan konflik emosional yang mendalam dalam kisah mereka.
Alle Rechte vorbehalten
#9
pensivol16
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • 12 Titik Balik (END)
  • ANDROMEDA (END)
  • MEMORIA (COMPLETE)
  • The Gentlemen (El Hidalgo)
  • PEKA DONG!
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • 3H [HS#1] [Completed]
  • Giona: Second Lead My Husband
  • ALDI & DEA
  • Introvert Boy

(Sudah revisi) SMA Garuda Merah, sekolah megah penuh ambisi, kini menjadi kandang maut bagi dua belas jiwa muda. Dalam satu malam penuh misteri, gerbang terkunci, listrik padam, dan suara Kepala Sekolah menggemakan perintah mematikan: "Bertahanlah, atau hancur bersama waktu." Aneth, gadis tangguh namun rapuh, harus memimpin teman-temannya menari di ujung pisau. Persahabatan diuji, cinta dipertaruhkan, dan pengkhianatan berbisik di setiap sudut gelap lorong sekolah. Malam-malam panjang penuh teriakan dan isak tangis, membuat solidaritas pecah. Saat darah membasuh lantai sekolah, dan satu per satu nyawa direnggut, Aneth sadar: di permainan ini, tidak ada pahlawan - hanya korban dan pengkhianat. Di ujung segalanya, saat tubuh-tubuh yang dulu hangat kini membeku, Aneth berdiri sendiri, menggenggam bendera yang kini basah oleh darah. Dari balik jeruji tak kasat mata, ia menyadari: yang tersisa dari hidup bukan kemenangan, melainkan luka yang abadi.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien