Instorten

Instorten

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 29, 2024
WpInfo
Non-Fiction
"Tha! Dengerin gue!" Gadis itu menggeleng menatap laki-laki yang setahun terakhir ini mengisi hidupnya. "Semuanya gak akan selesai gitu aja dengan Lo ngelakuin ini!" teriak sang laki-laki menatap gadis itu was-was. Gadis itu terus menggeleng-gelengkan dengan air mata membanjiri pipinya. "Buat apa lagi gue hidup, Ga?" "..." ✿✿✿ Sebelumnya gue mau ngasih tau. Kalo emang dari awal baca udah ga srek atau ga suka sama cerita gue, kalian boleh pergi tanpa menghujat. Okey, enjoy for reading.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NAKALA DAN TAWANYA
  • Yang Dicari
  • Harapan Bunga Terakhir
  • About feelings   (selesai)
  • The Special Class
  • SATU HARI (TAHAP REVISI)
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • RAGARA [ on going ]
  • DEVIAN [END]

Apakah kau tahu bagaimana hujan turun tanpa adanya mendung? Itulah Nakala Samudra Alastair-mata menangis, bibir tertawa. Si sulung rapuh yang dipaksa tangguh oleh keadaan. Si hiperaktif dengan tawa riangnya. Si anak broken home, yang kehilangan arah dalam kehidupannya... Ibunya dan ayahnya? Ah, lupakan. Namun, tanpa kalian tahu, di balik tawanya tersimpan beribu duka yang ia sembunyikan dari semua insan. Menurutnya, kehidupannya sama sekali tidak menarik-semuanya membosankan. Bisakah kau membayangkan hidup tanpa seorang ibu di sisimu? Ya, itulah kehidupan Nakala. Ibunya ada, tetapi entah di mana... Mau tahu kelanjutan kehidupan Nakala? Yuk, baca, gaess! 🥱

More details
WpActionLinkContent Guidelines