Story cover for SELENOPHILE by milkyssorangeee
SELENOPHILE
  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 6
Complete, First published Jun 23, 2023
"gw gapeduli bul, gw cmn syg sama lo gw cinta sama lo, bahkan sekarang gw udah jatuh, sejatuh jatuh nya sama lo bul" 
ucap avond dengan kepala tertunduk lemas sambil memegang tangan bulan.

"tapi gw peduli avond! peduli sama kita, gimana kedepan nya, hubungan nya. Tapi lo apa? sepertinya memang matahari lebih pantas dengan senja, dan bulan selalu dengan malam nya, maaf avond kita selesai"
 ucap bulan dengan berat hati, dan tangisan nya, seraya melepas genggaman avond di tangan nya, lalu pergi menjauh dengan segala kenangan dan kecewa.






'sampai kapan pun rembulan hanya milik sang malam dan senja hanyalah pembuka sebelum sang malam tiba' -avnd

'tidak ada yang lebih pantas dari matahari untuk senja dan bulan untuk malamnya' -bln











HAIIII!! PENASARAN GA SIH SAMA CERITANYA?? GIMANA SIHH KOK BISAA KAYA GITU ITU LOHH?! YAUDAH YUKKK BACCAHHHH AZZAAA👊🏽
All Rights Reserved
Sign up to add SELENOPHILE to your library and receive updates
or
#200rembulan
Content Guidelines
You may also like
Tiga Belas Misi ✔️ by mooniemakeu
43 parts Complete
"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023
𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️ by evenrose95
39 parts Ongoing
‼️F I K S I‼️ 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 (adj) : tak tergantikan 🍀🍀🍀🍀🍀 "Buat Kakak," ucap seorang wanita muda mengeluarkan sebuah amplop putih yang tercantum nama sebuah rumah sakit. "Buat aku? Rumah sakit? Kamu sakit?" tanyanya yang dibalas gelengan kepala oleh sang kekasih. Angkasa mengernyitkan keningnya, tangannya meraih amplop tersebut dan membukanya. Seketika wajahnya berubah pias seolah darah direnggut paksa dari wajahnya hingga membuat pucat sempurna seiring iris kembar legamnya menelusuri deretan kata yang tertera diatas kertas putih tersebut. "Aku hamil, Kak. Kata dokter anak kembar dan umurnya sudah 3 minggu." Seiring kalimat itu terucap, nadanya merendah hampir tak terdengar kalau Angkasa tidak memberi fokus padanya. "Gimana bisa? Senja, kita baru ngelakuin itu sekali. Enggak mungkin langsung jadi. Senja, bilang sama aku. Ini bukan anak aku kan?!" "Bukan anak kamu? Kakak nuduh aku ngelakuin itu sama orang lain, iya?" "Gak mungkin. Keluargaku gak punya keturunan kembar. Gak mungkin itu anak aku, Senja! Bilang sama aku, siapa yang udah menghamili kamu?" Setetes air terjun bebas dari pelupuk mata. Hatinya terluka begitu dalam sebab kalimat yang terucap bagaikan belati yang menyayat setiap lapisan hatinya. Senja sama sekali tidak pernah menyangka jika kalimat itu terucap dari bibir pria yang kerap kali menyatakan besarnya cinta yang dimiliki untuknya. Lantas apa sekarang? Dimana rasa cinta yang selalu digaungkan di telinganya itu? Bahkan Senja mendadak kehabisan kata. Senja seperti tak mengenal sosok didepannya. Asing. "Gugurin. Kalau kamu masih cinta sama aku, gugurin. Aku bakalan tetap menerima kamu asal kamu gugurin kandungan kamu." Kalimat terakhir yang Senja dengar sebelum kaki jenjangnya membawa tubuhnya melangkah pergi dari hadapan pria yang dicintainya itu tanpa ada niatan menoleh sedikitpun ke belakang meninggalkan Angkasa yang masih diam seribu bahasa tanpa berniat mengejarnya.
You may also like
Slide 1 of 9
VAGALDARA [TERBIT] cover
Epilog Tanpa Prolog cover
Sun & Moon [JINRENE] √ cover
Mentari Tanpa Sinar cover
GARIS TAKDIR  cover
Tiga Belas Misi ✔️ cover
MALAM(MALA & ILHAM) cover
" BYE " cover
𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️ cover

VAGALDARA [TERBIT]

63 parts Complete

CERITANYA LENGKAP YAWW🧡 BACA DULU SEBELUM BERARGUMEN ⚠️⚠️ seorang gadis yang menikah dengan kemauan orang tuanya hanya karena demi kebaikannya dan kebaikan perusahaan ayahnya, tetapi menurut gadis itu menikah dengan cara seperti itu ia merasa tersiksa oleh itu "lo jangan pernah berharap gue bisa cinta sama lo" ucap suami gadis itu. "Vaga!! Bisa anterin gue ke rumah sakit?" Pinta gadis itu. "Ck. Apaan sih lo, nyusahin banget tau gak" kesal Vaga. "Bentar doang Ga" mohon Dara pada Vaga. "Mati aja Lo sana, nyusahin banget jadi orang" *** "gue mau cerai, Vaga..." degg!! "Lo gak bercanda kan, Ra?" *** "Lo udah bunuh pacar gue anjing" "Bukan gue Vaga, dia jatuh sendiri" "Bacot lo anjing" Plak *** "Mati aja sana, Lo gak penting tau gak" *** "Lo ngapain sih, jangan meluk" *** "Buka baju Lo, liatin tubuh jalang Lo itu ke semua siswa di sini" ** "Sedih banget sih hidup lo, dasar jalang"