Bakpao: Amerta

Bakpao: Amerta

  • WpView
    Reads 87
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 29, 2024
Memiliki badan profesional bak Model ataupun Aktris terkenal adalah impian mendalam bagi Amerta. Tak mudah baginya untuk menjaga tubuh tetap ideal, apalagi keturunan dari keluarganya yang memiliki rata-rata berat badan di atas 60 kg menjadi tantangan tersendiri. Sindiran dan cibiran yang kerap kali ia dapat dari Tante dan sepupu perempuannya merupakan makanan sehari-hari bagi Amerta. "Makanan kayak kucing begitu memang bikin kamu kenyang?" ujar Tante Inka melihat ke arah menu makan Amerta seraya mengenggam sebatang coklat di tangannya. "Jaga pola makan itu adalah keharusan kali tan, nggak kayak Tante yang makan coklat ada 5 kali dalam sehari." Setelah menuntaskan suapan terakhirnya Amerta memilih beranjak pergi. Di tengah-tengah impian Amerta nantinya ia akan dipertemukan oleh sesosok Pria matang yang berprofesi sebagai kepala Koki di salah satu Restoran China ternama. (!) Jauhilah yang namanya plagiat. Cerita murni karangan saya sendiri.
All Rights Reserved
#2
bakpao
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heart Attack
  • Proof  Of Love
  • Lala untuk Ardi | Seni Mencintai Secara Ugal-ugalan
  • Ci[n]ta Rasa
  • Me and Sudden Proposal
  • Brownies Cinta
  • {DROPPED}🌺QT: Rencana Pemberian Makan Penjahat🌺
  • Istri Mas Duda  [End]
  • Makanan gourmet makan lingkaran hiburan [END]✅
  • Mendadak Nikah Dengan Tetangga

Hai dear!! Ini novel ku yang 😊 Ceritanya perselingkuhan dan CEO t !!! Disini tokoh nya lebih melow dan lebih anggunly 🥰 " Kamu itu nyadar gak sih?" Bentak Bu Mega " Ta..tapi ma aku ingin ikut sekali ini saja" rengek kinta sambil memelas dan meng iba di kaki Bu Mega. Namun dengan angkuh nya Bu Mega menendang kinta hingga tubuh tambun nya terjerembab ke lantai " kamu itu udah gendut , kucel dan bau bumbu dapur lagi , saya malu kalau bawa kamu! , saya malu! Lebih baik kamu masak di dapur sana buat makan malam " Bu Mega kembali membentak kintany sambil menunjuk kedapur " ma.. sekali ini saja! Ma saya juga mau ikut nanti kinta masak yang enak untuk mama" kinta kembali merengek tanpa putus asa dia memelas kepada ibu mertuanya itu " sekali ngak tetap ngak tetap ngak kinta , pergi kedapur sana ...! " Usir Bu Mega , kinta dengan pelupuk mata yang telah menggenang berjalan menuju dapur. Yang tanpa ia sadari keluarga itu sedang menghadiri pernikahan orang yang sangat spesial bagi nya..... Mau tau kelanjutan nya yuk baca yuk dan jangan lupa kasih saran nya biar author semangat menulisnya 🤗🤗🤗🤗

More details
WpActionLinkContent Guidelines