HOME(Gempa)[C]√

HOME(Gempa)[C]√

  • WpView
    Reads 1,412
  • WpVote
    Votes 135
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 27, 2023
"Masa mereka melupakan kita?" tanya solar kepada gempa yang berada di sampingnya. Dia tidak terima, sepanjang Isu Boboiboy dia hanya muncul beberapa kali saja. Dia duduk di sebelah gempa dan memandang langit sore kala itu dengan perasaan kecewa, di temani hembusan nafas. Gempa hanya tersenyum hangat lalu menundukkan kepalanya. Dia sih sudah terbiasa dengan ini semua. "Apa gara-gara aku ini terlalu agresif saat melawan musuh?" monolog solar tanpa melihat kearah gempa. Lagi-lagi gempa hanya diam dan memandang kearah rerumputan yang ia pijak. "Warghhhhh!!! aku kesal!!! ku sumpahi tuanku Boboiboy tidak akan melihatku lagi nanti!!!" teriak solar lalu merebahkan tubuhnya di atas rerumputan, tanpa memikirkan bajunya yang bisa saja kotor. Gempa menarik nafas lalu mengadahkan kepalanya, menatap awan yang bergerak. Matanya kosong saja melihat langit sore itu. "aku ingin pulang." ucap gempa tiba-tiba, sampai membuat solar terbangun dari acara rebahannya itu. "hah? apa maksudmu?" warning Boboiboy hanya milik Monsta, saya disini hanya meminjam karakternya saja!!! Friendship!!!! MC Gempa. do not like? Please go! Thanks.-Ryann.
All Rights Reserved
#128
boboiboygempa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FATE [Boel]
  • Kisah Bahagia 7 Bersaudara
  • CEO's Missing Boy
  • Karena Waktu Bisa Melakukan Apapun
  • Back To Home
  • Via Di Casa
  • A tale's about earth emotions [Nameless]
  • Lost Emotions AU
  • 𝐹𝑖𝑛𝑎𝑙𝑙𝑦 𝑊𝑒 𝑀𝑒𝑒𝑡 𝐴𝑔𝑎𝑖𝑛 [𝐺𝑒𝑚𝑝𝑎 𝑥 𝑅𝑒𝑎𝑑𝑒𝑟]
  • I'm Tired☑️

Taufan mengembara ke berbagai pulau, mencari tahu tentang asal usul dirinya sendiri, hingga ia dipertemukan dengan orang-orang yang tidak pernah ia sangka-sangka. Di sinilah perlajanan takdir itu dimulai, mengungkapkan sedikit demi sedikit masa lalu yang dilupakan. Ia menengadah ke atas, menatap mata merah pemuda yang berdiri di hadapannya. "Siapa...?" "Lupa?" WARNING • 15+ • Terdapat adegan kekerasan, ku harap kalian yang membaca sesuai umur ya... Tolong bijak dalam memilih cerita. • Friendship! Aku hanya meminjam karakter dari Monsta, dan ini tidak ada hubungannya dengan cerita asli.

More details
WpActionLinkContent Guidelines