Luka Untuk ASTAYA

Luka Untuk ASTAYA

  • WpView
    Reads 224
  • WpVote
    Votes 201
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 27, 2023
Hai Aku Astaya aku seorang gadis remaja yang hidupnya sudah berat terlalu terpukul kedalam penderitaan Dulu ibuku meninggal ketika aku sedang bermain ditempat yang dibilang indah,sejuk tetapi juga mematikan yaitu laut ia membawa ibuku ke atas ia mengambil ibuku dan diberikan kepada Tuhan alam semesta,laut tidak meminta ijin kepadaku,laut jahat,dia tidak tahu penderitaan ku, ibu tenggelam dan meninggalkan ku dan ayah,tetapi ayah memang gila diamenikah lagi dengan wanita lain dan meninggalkanku. Tidak bisa menangis hanya diam dan pasrah,tidak pernah merasakan dielus,dipeluk,disayang oleh ayah,hanya merasakan,dipukul,ditampar dimarahi,ketika ibu tidak ada meninggal Aku dinikahkan oleh ayah dengan orang yang sama sekali aku tak tahu,dan seorang ibu tiri yang Tak mempunyai pikiran memaksa ku untuk menyetujui permintaan ayahku. Setiap hari ku tulis kisah ku dibuku diary ku,bersamaan dengan hujan dan duduk di kursi kamar,dengan hati yang hancur,selalu kutahan agak mereka tidak tahu isi hati yang hancur,retak ini Mau tau kisahku seperti apa?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • ALL MY WOUNDS
  • Juan [REVISI]
  • Ikhtiar Menjemput Cinta [REVISI + END]
  • Sejenak Luka
  • Full Of Scratches
  • HILANG, BERGANTI
  • DENNIES
  • 𝑨𝒌𝒔𝒂𝒓𝒂 𝑫𝒊 𝑳𝒂𝒏𝒈𝒊𝒕 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikah dengan wanita pilihannya. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, dia pun juga menorehkan luka yang tak bisa kumaafkan. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines