TTG; End of The Hunt

TTG; End of The Hunt

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 16, 2024
Zien berakhir dipenjara selama 10 tahun, menghabiskan masa remajanya ditemani rasa sepi dan gelapnya jeruji besi. Alunan bunyi serangga dikala malam bagaikan musik penghantar tidur, gadis itu tak takut, dia lebih takut lagi membayangkan keluarga pamannya yang mungkin saja menjadi sasaran para mafia dan gangster ayahnya. Di luar sana, Mertha menjadi penerus organisasi gelap yang dikelola Zien sebelumnya. Kenzo yang masih setia, tetap menjadi pengikut Zien, dia tak ingin berpaling. Namun, Mertha dan Kenzo tetap akrab walaupun perintah dari Mertha tak pernah ia dengarkan. Sedangkan Mervan, hari-harinya dipenuhi oleh rasa rindu. Ia melanjutkan hidup mengelola cafe yang ia dirikan sendiri. Tak lagi bekerja di restoran milik mendiang ibunda Zien, Mervan menyerahkan tanggungjawab itu pada sang ayah. Sebab ia tak sanggup menahan gejolak rindunya jika terus dibawah bayang-bayang Zien. Hari kebebasan Zien sedikit lagi di depan mata, Mervan tak sabar menunggu. Mertha dan Kenzo pun begitu. Mereka tak tahu bahaya apa yang akan datang ketika Zien melangkahkan kaki keluar dari penjara.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Drug Hunter
  • You're Forever
  • Trapped with the devil (end)
  • RUMAH SINTA
  • Love Money [TAMAT]
  • Black Rose
  • Behind Your Smiles (END)

Henra tidak pernah menyangka bahwa kepergian Ziah, gadis yang diam-diam dicintainya, akan menyeretnya ke dalam pusaran gelap dunia kriminal. Ketika hasil autopsi mengungkap fakta mengejutkan, Henra tahu ada sesuatu yang lebih besar dari sekadar bunuh diri. Didorong oleh tekad dan amarah, ia memburu jawaban-siapa yang bertanggung jawab atas kematian Ziah? Penyelidikannya membawanya ke dunia yang tidak bisa ia pahami sepenuhnya. Dari lorong apartemen kumuh hingga pertempuran brutal di dalam lift, dari perburuan bukti di ponsel tersembunyi hingga jejak darah di pelabuhan. Semakin dalam ia menggali, semakin jelas bahwa ia bukan hanya mengejar keadilan-ia telah menantang para raja narkoba yang menguasai negeri. Di tengah konspirasi kotor, polisi yang bisa jadi teman atau musuh, serta kelompok kriminal yang tak segan membunuh, Henra harus memilih: menyerah atau terus maju, meski nyawanya jadi taruhannya. Ketika dunia tak lagi mengenal hitam dan putih, dapatkah Henra bertahan... atau justru menjadi bagian dari kegelapan itu sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines