my husband the is ceo

my husband the is ceo

  • WpView
    Reads 4,329
  • WpVote
    Votes 95
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 30, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
⚠️SEBELUM BACA HARAP FOLLOW TERLEBIH DAHULU AND VOTING TERLEBIH DAHULU! ⚠️ mungkin untuk sebagian orang menunggu selama 14 tahun itu sangat membosankan, dan terkadang membuat orang lain merasa muak akan penantian yang di tunggu selama 14 tahun tanpa kepastian. Namun itu tidak berlaku bagi seorang gadis sederhana yang sedang menunggu seseorang yang tidak sengaja ia temukan di suatu tempat. *** "Din" panggil seseorang perempuan, yang menggunakan baju gamis berwarna hitam "Iya, kenapa re? " sahut gadis itu, yang sedang duduk termenung "Mau sampai kapan?, mau sampai kapan kamu menunggu anak lelaki itu? " tanya Rere, sambil memegang pundak Dina "Sampai kami bertemu dalam sebuah ikatan suci, re" jawab Dina, dengan sebuah senyuman manis yang tak terlihat oleh Rere "Kalau misalkan dia nggak ingat sama kamu, bagimana? " Dina menghela nafasnya, gadis itu bener-bener tidak memikirkan hal itu. Namun ia yakin jika suatu saat nanti anak lelaki itu akan kembali bertemu dengan dirinya, sama seperti yang ia katakan sebelum ia benar-benar pergi untuk selamanya -mulai -selesai ⚠️JANGAN COPLAY ISI DARI DESKRIPSI ATAU DARI CERITA LENGKAPNYA! INI MURNI DARI PEMIKIRAN AUTHOR! ⚠️
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love in Difference
  • Perjodohan  [ fresha]
  • we'll be okay
  • Don't Give Up
  • QUEEN RERE [END]
  • dear happiness
  • 30 hari[END]
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • It's True Love With Ketos

🗣 Orang medan wajib baca. Gaya bahasa asli medan. Hari hariku selalu menyenangkan bersama kelima temanku. Tapi setelah bertemu dengan dia, hari demi hari yang kujalani menjadi berbeda. "Astaga, lalap mukakmu aja yg kutengok." ketusku padanya. Tapi dia hanya memamerkan sederet gigi putihnya dan menampilkan bolongan di pipi kirinya. Ah manisnya, Boleh jugalah kalok kudekatin. Batinku. "mau ngapain sih kau?" tanyaku sedikit marah "Gak nyangka aku bakal jumpa kau lagi disini. Pasti kita jodoh." jawabnya tanpa dipikir dulu ..... "Jangan liatin Hp terus, aku mau ngomong ini" pintanya padaku "Ish. Yaudah cepat, kau cuman kukasi waktu 10 menit untuk ngomong. Cepat!" perintahku padanya "Oke. Mungkin kau masih marah samaku atas kejadian semalam dan aku mau minta maaf udah buat kau ngerasa malu. Mungkin kita belum kenal dekat, tapi setidaknya aku mau kita bisa berteman." pintanya dengan suara penuh harap dan penekanan setiap katanya. "Permintaan maafmu kuterima, tapi untuk melupakan kejadian semalam mungkin belum" Timpalku panjang lebar

More details
WpActionLinkContent Guidelines