Hati Yang Tak Terkawal

Hati Yang Tak Terkawal

  • WpView
    Reads 11,037
  • WpVote
    Votes 807
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 23, 2026
[School life, Military, Familly, Comedi, Love] "Jangan lambat hei! jalan jongkok kalian yang cewek-cewek. Cepat!" "Di sini punya orang dalem juga percuma, nggak ngaruh." Gerutu gadis itu pelan sambil bergerak mengikuti instruksi tentara loreng galak di sana. "Kakimu yang bergerak, mulutmu diam." Gahyaka Zaima Hartanto. Gadis SMA lengkap dengan seragam pramuka itu menoleh kala mendapati Gilang, Ajudan ayahnya ternyata ada di belakangnya sambil berdecak pinggang. "Siap salah," Ucap Gahya malas. Ini kisah si Gahya, gadis SMA yang suntuk akibat terlalu sering bertemu dan di galakin Ajudan ayahnya. Di tambah, dia sering kena hukum dan marah selama camp leadership dari sekolahnya, dimana Gilang menjadi tentara pelatih dicamp tersebut. ‼️[Karangan asli penulis] Mulai : 22 Juli 2024 Selesai : - copyright by ameliathahir, 2024
All Rights Reserved
#7
abdinegara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cheerful Girl [ENDING]
  • Untung Sayang
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Om, Ayo Nikah!
  • Impian Putra Pak Ketua Komite [TAMAT]
  • Shakira Anak Pertama [END]
  • The Oddlove
  • Mengalah? Gak papa (END)✔
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • GALANG [SELESAI]

[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines