Dear Aqqila

Dear Aqqila

  • WpView
    Reads 137
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 3, 2024
Queen Aqqila Alexandria si gadis tengil dan ceria tapi itu hanyalah topeng semata untuk menutupi sebrapa miris hidupnya, kehidupan yang orang lain kira mulus tanpa lika liku. Padahal kehidupannya jauh dari kata indah. Gadis yang berusaha menaklukan hati pria dingin, cuek, berwajah datar. Hal itu menarik perhatian Aqqila akhir akhir ini, Segala usaha telah Aqqila coba untuk menaklukan hati pria itu. Namun semua usahanya gagal, Dua tahun Aqqila mencoba membuat pria itu jatuh cinta kepadanya, semua usahanya terbuang sia sia. Karena pria itu malah mencintai sahabatnya dan sial nya lagi mereka telah berpacaran, sakit. Itu yang dirasakan Aqqila saat ini. *** "Alkano aku suka sama kamu" "Gue tau, tapi maaf gue udah punya pacar" "Siapa?" "Karina." *** "Qila maaf, gue juga suka sama Alkano" "Hahaha gapapa Karina ini bukan salah kamu kalian saling suka jadi wajar kalian pacaran. Lagian aku juga udah lupain Alkano kok" *** Bohong jiga Aqqila tidak merasakan sakit hati, bohong jiga Aqqila tidak merasakan kecewa, usahanya agar mendapatkan Alkano selama dua tahun ini terbuang sia sia. Sakit melihat orang yang kamu cintai malah berpacaran dengan sahabatmu sendiri.
All Rights Reserved
#177
putihbiru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANELKA CALVARY
  • 𝑷𝒆𝒍𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝑺𝒆𝒏𝒋𝒂  (𝙀𝙉𝘿)
  • the other side
  • KIARA [END]
  • Because I'm Stupid (End)
  • LALA
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • CINTA DALAM KELABU
  • DAKSA [END]

"Betah banget tu tangan di pegang ketos songong itu" "Maksudnya lo" "Lo milik gue Dis, gak ada orang yang boleh nyentuh lo" "Lepasin gue" "Gak sebelum lo , bilang lo mau jadi pacar gue" "Anelka lo gila ya" Orang yang menarik tangan Disa paksa itu adalah Anelka. "Gue gila karena elo" "Pergi gue , gue gak akan jadi pacar lo" "Mau kita buktikan" Belum sempat menjawab Anelka telah lebih dahulu melumat bibir Disa. Bukan nya menolak Disa malah seakan mengikuti permaian Anelka. "Gue kenapa, kok gue nerima perlakuan dia" Batin Disa berkecamuk" Sesaat kemudian Anelka melepaskan pangutan mereka berdua. "Katanya gak suka, kenapa gak nolak" Ucap Anelka dengan smrikannya. "Sekarang lo milik gue, pulang gue anter masalah motor lo biar gue yang urus" Baru saja Disa hendak membantah. "Gue gak Terima penolakan." Anelka meninggalkan Disa di sudut ruangan itu. "Shit, ada apa sama gue, apa iya gue suka sama Anelka? Ahh gak mungkin! " Batin Disa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines