Rainbow
  • WpView
    Reads 6,545
  • WpVote
    Votes 499
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 6, 2026
WpInfo
Fanfic
NCT
''Chandra memang ingin melihat indahnya dunia, tapi jika dunia itu Chandra lihat tanpa kehadiran Mama rasanya akan sakit.'' -Chandra. Kehidupan kejam telah memisahkan Chandra si pemuda tunanetra dari sang ibu melewati gerbang maut. Sambil mengantarkan sepasang bola mata dengan harapan agar sang anak mampu melihat indahnya dunia jika sang ibu memberikannya pada Chandra ketika nyawa tak lagi berpihak pada sisa waktunya. Naas, harapan sang ibu tidak terkabul, bukan indahnya dunia yang Chandra dapat, melainkan dunia yang telah hancur menjadi sejuta kepingan kaca yang menusuk relung batinnya. Tak di sangka kepergian sang ibu membuatnya terluka tiap saat. Ia terluka berkat kata-kata hina yang terlontar dari lingkungannya. Dirinya pula terluka karena perundungan, pengasingan, serta hukuman yang di dapat pada tiap inci tubuhnya. Luka dari orang terdekatnya terutama pada rumah yang terlalu rusak untuk ia perbaiki saat ini. Bagaimana kisah perjuangannya? Mohon di simak cerita selanjutnya setelah kamu follow, bercandaa :)
All Rights Reserved
#527
sulung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ekspektasi
  • SEVEN ✔
  • Sadewa (END)
  • Candrakanta || Zhong Chenle (On Going)
  • KELABU BIRU [END] -REVISI
  • Galaksi✓
  • Are we a family?
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Perfect [Na Jaemin] [✔️]
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]

[[BUKAN BL(BOYSLOVE)!]] Nyatanya berekspektasi juga punya batasnya sendiri. Jangan terlalu berlebihan jika pada akhirnya kecewa, yang ada hanya luka tercipta. Raja dan Dewa punya harapan dulunya, hanya ekspektasi sederhana tapi nyatanya menyulitkan untuk terbina. "Kamu gak akan tinggalin aku kan, Raja?" "Ya iya lah! Sampai kita tua juga bakalan tetep bareng-bareng." "Janji ya?" "Janji, ini janji kakak buat adek Dewa." "HAHAHA iya kakak Raja." Lalu, mana janji kakak itu? Keduanya terpisah begitu saja. Tumbuh tanpa melihat satu sama lain, melawan dunia sendirian. Kata orang ketika kamu punya saudara kembar, kamu akan selalu punya pundak lain untuk bersandar kala lelah, pundak yang selalu bersedia menjadi tempat ternyaman. Ternyata itu tak berlaku untuk keduanya. Semi-Formal - 𝐄𝐤𝐬𝐩𝐞𝐤𝐭𝐚𝐬𝐢. ©rainalla_

More details
WpActionLinkContent Guidelines