We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ARVENTA

ARVENTA

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 22, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Arventa Revalia Sevie, mempunyai hobi menulis puisi dan mendengarkan musik pakai earphone, banyak orang berpikirir Arventa sombong karena engga suka bersosialisasi nyatanya tidak, Arventa anak periang ramah tidak suka menyendiri tapi dulu sebelum semua rasa sakit itu terjadi. Arventa kangen keluarga dia yang dulu selalu harmonis penuh kasih sayang semenjak mamahnya meninggal semua sirna, ayahnya menikah lagi setelah satu bulan mamahnya meninggal Arventa kehilangan semua kasih sayang orang tuanya. "jangan lupa masak untuk makan malem sama satu lagi beresin rumah sampai bersih" Ucap elmira dengan ketus. "iyaa ibu" jawab Arventa "Saya sudah bilang berkali kali jangan pernah panggil saya ibu, karena anak saya cuman kenzo kamu bukan" elmira langsung meninggalkan Arventa Dilarang plagiat! Murni hasil pemikiran sendiri
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines