Putu Pitu
  • WpView
    Reads 255
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 28, 2023
Menceritakan kisah seorang anak laki-laki, cucu ketujuh dari seorang paranormal yang terkenal di provinsi itu. Kakeknya dulu pernah melawan sesosok mahluk tak kasat mata. Dalam pertarungan mereka itu berakhir imbang. Namun sosok mahluk tak kasat mata tersebut merasa harga dirinya telah diinjak-injak dan ia pun bersumpah. Bahwa "jika kau memiliki anak atau cucu ketujuh aku akan mengambil jiwa anak itu. Akan kubuat dia menjadi miliku, dan selamanya akan kubuat dia melayaniku. Ingat itu, semua karena kebodohanmu telah mengganggu kerajaanku" Sang kakek pun merasa khawatir. Saat ia mengetahui bahwa cucu ketujuhnya akan lahir. Tanpa sepengetahuan anak itu. Ia memberikan sebuah jimat yang berisi roh/khodam kepada dirinya. Ketika ia memasuki umur 15 tahun. Sang kakek mengasingkan dia ke Ibukota berharap cucunya dapat terhindar dari ancaman mahluk tak kasat mata tersebut.
All Rights Reserved
#15
indrakeenam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RESURGERE: The Andalas Of Nusan [CH]
  • Indagis 1: Jawa Arc
  • Crystal!
  • Indigo 2
  • JADAH
  • Hana's Indigo (True Story) ( Repost Ulang Sampai Tamat )
  • GANG BINGUNG (TAHAP REVISI)
  • Outcast Castel
  • Penguasa Alam Ghaib

𝘽𝙖𝙘𝙖 𝙩𝙖𝙜𝙖𝙧, 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙜𝙖𝙠 𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙥𝙖𝙝𝙖𝙢 . . . . Dunia ini dulunya hanyalah hamparan biasa, hingga kekuatan magis pertama kali terlahir dari kehendak alam. Namun, sihir yang seharusnya menjadi anugerah justru disalahgunakan. Orang-orang yang tidak bertanggung jawab memperlakukan kekuatan mereka sebagai alat untuk berkuasa, tanpa peduli akan kehancuran yang mereka tinggalkan. Dari keegoisan itu, lahirlah kekacauan, perang, dan penderitaan. Hingga akhirnya, sebuah tekad baru muncul, tekad untuk mengendalikan sihir, bukan dikendalikan olehnya. Para pemimpin membangun tatanan baru, aturan yang mengikat, dan tempat-tempat pembelajaran bagi mereka yang terlahir dengan bakat magis. Namun, sejarah selalu berulang. Di tengah damai yang rapuh, bayang-bayang keserakahan kembali mengintai. Dan kini, seorang pemuda harus menemukan jalannya sendiri di dunia yang gila ini, siap atau tidak, mau atau- "TIDAK MAUUUUU!!!" "Heh! jangan menolak! Kau akan ke Akademi besok! ingat!" "Aku tidak mau~ huaa kehidupan malas ku akan hancur." "Kalau kau menolak, koleksi cacing beracun mu akan ku bakar." ". . ." "Yah merepotkan. Mungkin lebih baik aku tidur, dan pura-pura dunia ini baik-baik saja." -Indonesia . . . ! Di ambil dari kisah fiksi author sendiri, gak ada sangkut pautnya sama dunia nyata, mau itu tatanan masyarakat, jabatan, posisi, hukum dan sebagainya. Author cuma manusia biasa yang pastinya tak lepas dari kekurangan. Inspirasi cerita?... Banyak pokoknya, dan author jadiin satu dalam cerita ini. Sama sekali gak adanya bermaksud menjiplak dan gak terima di jiplak. Author gak akan iklas kalau ada yang tiba-tiba jiplak cerita ini trus di jadiin alasan inspirasi cerita dan dan modifikasi sama sekali, alias plek ketiplek. "Menjiplak bukan karena tidak bisa berkarya, tapi karena terlalu malas untuk mencoba." - Appelmerah, 2025 Segitu dulu, bay~

More details
WpActionLinkContent Guidelines