ECCEPT

ECCEPT

  • WpView
    Reads 393
  • WpVote
    Votes 92
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 14, 2023
Bible POV : "Dulu aku menolongmu karena memang merasa kasihan padamu, tapi sekarang aku malah merasa mengasihani diriku sendiri karena telah jatuh padamu. apakah kau akan menerimaku jika tahu caraku membawamu masuk ke dalam kehidupanku adalah karena kasihan" Build POV : "aku tidak bisa selalu bergantung pada orang yang selalu menolongku karena kasihan, aku harus lebih sadar akan posisiku di sini dan tidak berharap lebih banyak lagi padanya, aku bahkan tidak tahu bagaimana caranya melihatku. aku akan menerima semua takdir yang telah kau tuliskan untukku Tuhan, tapi aku harap takdir yang kau tuliskan itu adalah takdir yang kuharapkan" Disclaimer - ranting 21+ -BL
All Rights Reserved
#16
vegaspete
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surrogate
  • Bad Romance
  •  Vegaspete | all about you
  • 29.000 Feet [25++] [END]
  • Secret Love [BibleBuild] 🔞
  • KinnVegas [Love Cousin]
  • Happiness story (Biblebuild) (Tamat)
  • My Lovely Lecturer (END)
  • Hilang Naluri [END]
Surrogate

"Kita coba dulu, kalau tidak berhasil kau boleh pergi." Ucapan Nasita adalah ketentuan yang tidak akan pernah bisa Biu bantah. Pemuda yang jauh lebih muda dari nyonya kaya yang dilayaninya sejak kecil itu akhirnya hanya bisa menggangguk pasrah. "Bagus."Nasita menepuk pundak Biu berkali-kali. "Hanya kau yang aku percaya di dunia ini. Jaga suamiku baik-baik dan lahirkan anak yang tampan seperti keinginan keluarga kami. Kau mengerti?" "Baik.." Setelah menikah hampir lima tahun, Nasita akhirnya tau bahwa dialah masalahnya sehingga rumah tangga bersama sang suami tidak juga dikaruniai anak. Nasita tersenyum tulus, hanya Biu harapannya sekarang. Pelayannya keluarga Nasita itu memiliki kelebihan yang menguntungkannya. "Suamiku sebentar lagi pulang, kau habiskanlah waktu dengannya. Ingat Biu, waktuku tidak lama lagi, kau harus hamil secepat mungkin."

More details
WpActionLinkContent Guidelines