2-INT (tentang introvert, sastra dan mimpi)

2-INT (tentang introvert, sastra dan mimpi)

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 29, 2023
Tentang cinta abadi duo introvert yang terhubung melalui sastra dan mimpi. Dalam perjalanan mencari jawaban, mereka harus menghadapi ketidakpastian, perbedaan, dan pencarian misteri yang menguji hubungan mereka. Dunia memang bukan hanya tentang mereka namun tentang kesungguhan hati dalam cinta. "Selamat tinggal duniaku, selamat tinggal semuanya" ".................." Melalui kepercayaan dan kejujuran akankah mereka mengungkap plot twist tak terduga yang mengubah segalanya? Apakah mereka dapat membuktikan bahwa cinta sejati adalah harta karun yang lebih berharga daripada apa pun? Bagaimana nasib cinta mereka pada akhirnya? *** Di alam mimpi, dua hati bertemu, Dalam sastra dan kata, cinta mereka tumbuh. Misteri tersembunyi, plot twist yang mengguncang, Gua tersembunyi, rahasia kini terkuakkan. Melalui labirin, hujan deras yang mengguyur, Mereka saling berpegangan, kuat dalam cinta yang tulus. Bukan sekadar mimpi, hubungan tak nyata, Mereka dua introvert, cinta yang bergelayut emosi. Duo Introvert, kisah unik yang mengilhami, Kepercayaan dan pengertian, di dalam hati mereka nyata. Pesan dalam sastra, alam mimpi yang terhubung, Cinta sejati, tumbuh dalam mimpi, Pada akhirnya, mereka terhubung melalui sastra dan puisi *** Created by @alimmhmmdd
All Rights Reserved
#4
cintaanakkuliahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Chasing A Mirage
  • I AM YOURS    [ TAMAT ]
  • SILENCED AT 302 [END]
  • The Miracle Of Crystals
  • Kimberly Academy
  • POM #1 The Return of the Witch [END]
  • Ventiones Academy [REVISI]
  • Kimberly Academy 2 : Lost And Found
  • Vrittanta yang Terlupakan [HIATUS]

Bayangannya menari di tepian cakrawala, seolah menantang realitas untuk mengakuinya. Setiap langkah yang diambil, ia menjauh-seperti fatamorgana yang mengundang, namun tak pernah dapat digenggam. Di persimpangan antara kenyataan dan ilusi, aku mengejarnya. Apakah dia nyata, atau hanya bayangan yang dirajut oleh pikiranku sendiri? Seperti Māyā, fatamorgana dari semesta, dia hadir dalam kelam, berbisik di antara desir angin, menggoda kepercayaanku akan dunia yang kukenal. Hatiku adalah Chakra, roda yang berputar dalam ketidakpastian, menginginkannya, merindukannya, tetapi semakin aku mendekat, semakin ia terurai seperti pasir di sela jemari. Apakah dia wujud atau hanya Smriti, kenangan samar yang dipahat oleh waktu? Aku terus berlari dalam lorong-lorong Samsara, mengulang pencarian tanpa akhir. Jika dia hanya ilusi, mengapa jantungku berdegup seakan mengenalnya? Jika dia nyata, mengapa dunia seolah menolak keberadaannya? Mengejar dia adalah mengejar bayanganku sendiri-sebuah misteri yang hanya bisa dipecahkan oleh keberanian untuk bertanya: apakah yang kurasakan ini nyata, atau hanya mimpi yang tak ingin terbangun?

More details
WpActionLinkContent Guidelines