BADAMA ACARYA

BADAMA ACARYA

  • WpView
    Membaca 10
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jun 30, 2023
"His, lihat!" Anash menghampiri Hisqi dengan buruburu. Ia menunjukkan akun media sosial yang sedang menampilkan foto Abhista menggunakan pakaian pernikahan dengan pasangannya. Hisqi hanya melirik sekilas lalu melanjutkan kegiatannya. Anash menghela nafas seraya menarik kursi mendekati Hisqi. "Kamu oke, His?" Hisqi mengangguk. Ia duduk menghadap Anash. "Aku oke, memang dia kan milik bersama. Eh kalau sekarang dia milik istrinya" Anash mengangguk meskipun masih agak tidak percaya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • [ END ] I Love (Hate) You, Pak Dosen!
  • Berbagi Suami || Terbit dengan Edisi Terbaru
  • Surga Yang Telah Hilang
  • Imam Dadakan [END]
  • Dear, Pak Dosen 2 (Completed)
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • DOSEN BUCIN - (TAMAT)
  • Tentang Kamu, Nadia
  • Discovery Of Love (Completed)
  • Let Me Love You (Complete✔)

Tidak terima dijodohkan, Reina Dhananjaya, mahasiswi semester akhir yang bandel, berupaya keras agar perjodohannya dengan Ivander dibatalkan. Reina menganggap Ivander pasti bekerja sama dengan kedua orang tuanya untuk membatasi kebebasan hidupnya selama ini. Tanpa diduga, ternyata Ivander adalah dosen baru di kampusnya. Sialnya lagi, dosen tampan idola para mahasiswi tersebut tercatat sebagai dosen pembimbing dua untuk skripsinya. Lantas, bagaimana Reina melewati pertempurannya ini? Di satu sisi Reina membenci kehadiran Ivander karena sudah mengganggu hidupnya. Tetapi di sisi lain, Reina terpaksa harus merelakan dirinya bekerja sama dengan Ivander demi kelancaran skripsinya ========= Copyright by @Jokris1510 Dilarang menjiplak!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan