Oneshot story 18+

Oneshot story 18+

  • WpView
    Reads 87,739
  • WpVote
    Votes 213
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Dec 7, 2023
BACA AJA LANGSUNG GUYS DIJAMIN BIKIN BASAH KALAU GAK BASAH SIRAM AJA PAKE AIR💋 Acha mulai berjalan ke lemari karena ia merasa panas dan gerah berkas tersebut jatuh, ia mulai membungkuk untuk mengambil berkas tersebut. Posisinya sedang membelakangi Bagas dan Bagas melihat ke Acha yang sedang membungkuk terlihat pahanya yang mulus dan pantatnya yang bulat walau masih terbalut rok pendek. Bagas tersenyum ia bangkit dan menuju Acha yang sedang membungkuk mengambil berkas ia berdiri tetap di belakang Acha yg sedang membungkuk. Acha yang melihat sepasang sepatu di belakangnya pun cepat cepat ingin berdiri kembali, tetapi kepalanya di tahan agar tetap membungkuk. Bagas mendekatkan tubuhnya ke Acha sehingga bagian Selangkangannya dan pantat Acha menempel yang masih terbalut seragam. " AHhhhmm" Acha ingin teriak tapi mulutnya di bekap oleh tangan bagas. " Jangan teriak" Ucap Bagas di samping telinga Acha dengan nada sensual sambil mencium rambut dan leher Acha.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ECHA MY COLD ANGEL [END]
  • OOSHANKA
  • My Sugar Daddy(END)
  • 𝐅𝐅 𝐂𝐄𝐑𝐏𝐄𝐍 𝐁𝐓𝐒 𝟏𝟖++🔞🌚 {𝐒 𝐄 𝐋 𝐄 𝐒 𝐀 𝐈}

(MENGANDUNG ADEGAN DEWASA, KEKERASAN, DAN PEMBULLYAN!) "Hiks ibukan janji mau bawa ayah ke Aksa, hiks ayo bu bangun Aksa nggakpapa kalo nggak ada ayah, Aksa nggakpapa diejek anak haram Bu asal ibu bangun hiks Aksa gabisa bobo kalo ga peluk ibu hiks...hiks..." samar-samar eca masih bisa mendengar isakan lirih aksa, perkataan yang cukup membuat gadis bermuka datar itu memandang iba pada Aksa meski wajahnya tak menunjukkan ekspresi apapun. Mendekat kemudian berjongkok disamping aksa yang masih memeluk gundukan tanah itu, kemudian memandang lurus kedepan dengan wajah tanpa ekspresi dia berkata "Kematian itu akan terjadi pada siapapun, dimanapun, dan kapanpun tanpa bisa manusia ketahui. Tugas manusia yang ditinggalkan itu hanya mengikhlaskan." Ucapnya dengan nada datar non expression. JANGAN LUPA FOLLOW, VOTE AND COMMENT!!! THANK YOU GUYS HAPPY READING>3

More details
WpActionLinkContent Guidelines