Nathio
  • WpView
    Reads 176
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 17, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah Nathio, remaja yang tak sengaja bertemu dengan gadis yang bernama Alara. Berawal dari terpaksa, terbiasa, hingga tumbuhlah rasa saling suka. Namun, masalah kian datang bertubi, membuat mereka sulit, untuk saling memiliki. *** "Kenapa bulan berubah bentuk?" "Tanya bulan." *** "Kenapa bulan berubah bentuk?" "Lo selalu menanyakan hal yang sama, dan jawaban gue juga sama." *** "Kenapa bulan bersinar?" tanya Alara pada Nathio yang berjalan disampingnya. "Gak salah pertanyaannya, Ra?" Nathio menatap mata Alara sekilas. "Kenapa nggak nanya kenapa bulan berubah bentuk?" "Bukannya kamu nggak suka aku nanyain hal yang sama? Nanti jawaban kamu sama lagi." Nathio mengambil napasnya berat. "Ra, bulan itu satelit alami yang memutari bumi. Bulan bersinar karena bulan, dapat memantulkan cahaya matahari." "Jadi, kenapa bulan berubah bentuk?" "Karena, pengaruh sinar matahari, Ra. Bulan itu nggak bisa menghasilkan cahaya sendiri, dia membutuhkan cahaya matahari untuk bersinar. Gue harap, kita sama-sama terus. Sama seperti matahari yang saling melengkapi bulan demi memancarkan keindahannya. promise never change, okay?" *** "KAMU BOHONG, NATH!!" "Sorry, Ra. Gue gak bisa jadi kayak dulu lagi." ***
All Rights Reserved
#463
ambis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Namanya Sabita [Terbit]
  • Bulan Matahari
  • Because I'm Stupid (End)
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • AURORA
  • Epilog Tanpa Prolog
  • Mentari Tanpa Sinar
  • GARIS TAKDIR
  • NAKALA DAN TAWANYA
  • ALETHA ( Completed )

Ini tentang Sabita, pemilik senyum pura-pura. Senyumnya manis, tapi ada kesedihan yang ia coba tutupi. Pindah sekolah dari Bandung ke ibu kota menjadi awal kehidupan barunya dimulai. Satu yang ia sukai saat menatap langit malam, bulat sabit. Menurutnya melihat bulan sabit sama saja melihat orang yang ia cintai tersenyum. Sabita menganggap ayahnya sedang tersenyum padanya dan mengawasi di atas sana. Disekolah baru, Sabita tak menyangka akan begitu banyak orang yang menyayanginya, sampai ia bertemu dengan penghuni bumi menyebalkan bernama Aditya. Cowok super dingin yang selalu membuatnya kesal. tapi satu yang Sabita tau, Aditya baik. _____ "Nama?" tanya cowok itu dingin. "Maksudnya, nama aku, Kak?" "Siapa lagi, hmm?" "Sabit, Kak." "Oh, Bulan." "Bukan Bulan. Nama aku Sabita, gak pake bulan sabit." "Oh, yaudah." Sabita diam. "Gak ada niatan pindah tempat?" "Siapa?" "Yang nanya. Lo, lah." "Oh, maaf." ____ "Senyum lo manis, tapi percuma kalo itu cuma pura-pura. Orang lain mungkin ketipu, tapi gue nggak bodoh." - Aditya - "Bukan pura-pura, tapi lebih baik menyembunyikan luka, dibanding mengharap belas kasihan." - Sabita -

More details
WpActionLinkContent Guidelines