Story cover for Who? by Dino_lia
Who?
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jun 29, 2023
Aneh. Ziana tau ada rahasia dibalik kelahirannya, rahasia yang membuat ia dibenci oleh semua orang.

Dia pikir ibu yang melahirkannya sama dengan ibu yang melahirkan saudara kembarnya-Haura. 

Semua semakin rumit ketika ia menyadari sosok paling dekat dan paling ia percaya terlimbat dalam kematian ibunya.

Bisakah Ziana mengungkap bagaimana kematian ibunya? 

Benarkah ibu Ziana se antagonis yang mereka ceritakan?

Mengapa ia berakhir menderita selama ini?

"Kalau hidup cuma sekali, kenapa Tuhan bikin skenario serumit ini di hidup gue."
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Who? to your library and receive updates
or
#480nusantara
Content Guidelines
You may also like
NEVER CHANGE ME & YOU by ArinaZiza
8 parts Ongoing
"Momen seperti itu sudah jadi mimpi buatku," Ayahku telah tiada, dan kenangan itu tak akan kembali. Namun, di tengah rasa sakit itu, Jea tetap bersyukur. Masih ada ibu yang selalu ada untuk Jea. Beliau seperti punya dua peran dalam hidupku-seorang ibu dan seorang ayah sekaligus. Ibu selalu mewarnai kehidupan anaknya, walaupun terkadang kami suka bertengkar sambil bercanda dalam hal-hal kecil. Tapi Jenna hanya bisa berharap, semoga ibu panjang umur dan sehat selalu. Melihat ibu seperti itu membuat Jea sadar, hidup ini mungkin tidak akan selalu adil, tapi ia punya alasan untuk tetap kuat. Setiap tawa yang ibu bagikan, setiap lelah yang dia sembunyikan, semuanya mengajarkan untuk terus berjalan, meski kadang langkahku terasa berat. Jea sadar, momen seperti di kantin tadi mungkin bukan untuknya, tapi Jea tak akan membiarkan dirinya terus terjebak dalam rasa kehilangan. Karena ada ibu yang selalu berjuang untuk kebahagiaan Jea. "Dan jika ayah dulu adalah pelindung di masa kecilku, sekarang ibu adalah pelita yang menerangi masa depanku" Batin Jea. "Jujur, aku iri sama mereka". • • • • • • Aku hanya anak kecil yang ditinggal oleh Ayah pergi jauh dan tak akan kembali ke dunia ini. -Jeanna Azarina- Ayah, anakmu sudah dewasa sekarang apakah tidak rindu? Apakah Ayah masih ingat wajah anakmu yang mirip sekali dengan Ayah. -Jeanna Azarina- Ayah, aku sangat merindukanmu sangat ingin memelukmu dan banyak hal yang ingin aku bicarakan kepadamu tapi kapan? -Jeanna Azarina- Walaupun aku kehilangan figur seorang Ayah tapi, kalau bukan ini takdirnya mungkin aku tidak bisa kuat dan bertahan sampai detik ini. -Jeanna Azarina- Aku ingin sekali merasakan memanggil Ayah berkali-kali didalam rumah kemudian, ayah menghampiri dan memelukku erat. -Jeanna Azarina- #Kisah nyata penulis #DILARANG KERAS UNTUK MENJIPLAK
~DESTINY STORYLINE~ [slow update guys, i'm sorry] by Author_zenaaw
19 parts Ongoing
Halo semua, aku adalah penulis yang masih amatir. Tapi aku suka menulis dan menjadikan cerita ini sebagai pembelajaran aku. Jika teman teman semua tidak keberatan dukung aku selalu ya, semoga aku bisa menerbitkan sebuah buku yang mengesankan. Terimakasih(⁠•⁠ө⁠•⁠)⁠♡. Destiny Storyline Amora Bianca tumbuh tanpa keluarga, tanpa pelukan, tanpa alasan untuk berharap. Sejak bayi, ia ditinggalkan di sebuah panti-bukan karena kematian, melainkan karena seseorang memilih untuk menghilang. Amora tidak pernah menyalahkan takdir. Ia percaya hidup sedang membentuknya menjadi manusia yang cukup kuat untuk bertahan di dunia yang kejam. Namun, seiring waktu, ia mulai menyadari satu hal yang mengganggu: penderitaan dalam hidupnya tidak terasa seperti kebetulan. Didikan keras, kehilangan berulang, dan kesendirian-semuanya terasa... terarah. Dan ketika potongan masa lalu mulai terbuka, Amora dihadapkan pada kebenaran yang mengubah segalanya: takdirnya bukan diciptakan oleh nasib, melainkan oleh seseorang yang sejak awal mengawasinya. Di dunia ini, tidak semua anak yang ditinggalkan adalah korban. Beberapa... adalah hasil dari sebuah rencana. ⚠️ TYPO BERTEBARAN. GASUKA? SKIP➡️ GAUSAH JADI ORANG NYEBELIN DENGAN MEMPLAGIAT CERITA ORANG❗❗ AUTHOR ZENAAW MUDAH TERSINGGUNG, KALO KOMEN DAN MAU NGASIH SARAN, PAKE BAHASA YANG SOPAN⛔ BELAJAR MENGHARGAI🤗 CERITA INI MURNI HASIL PEMIKIRAN AUTHOR ZENAAW, KALO ADA KESAMAAN NAMA, TEMPAT DAN LATAR, ITU ADALAH UNSUR YANG TIDAK DI SENGAJA🆙 Call me zenaaw, si penyuka warna biru💙🔐 MAKASII GUYS YANGG UDAH BACA DAN DUKUNG CERITAA AKU, LOPYUU DARI ZENAAW😉🌠 sampul by : meta ai
Eliinaa by vfryfrljnvsnmtm
5 parts Complete
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
You may also like
Slide 1 of 9
Terangkai Semu (End) cover
Menjadi Penengah Itu Sulit cover
Pearlh Hearth [ Sudah Terbit Di Cahaya Pelangi Media] cover
That Memory✓ cover
NEVER CHANGE ME & YOU cover
Bapak, Ibu, Maafkan Aku cover
~DESTINY STORYLINE~ [slow update guys, i'm sorry] cover
Berikan Aku Rumah [Revisi Alur] cover
Eliinaa cover

Terangkai Semu (End)

46 parts Complete

"Berikan senyuman terindahmu pada orang yang kamu sayangi, walau itu sangat menyakitkan." Begitulah pesan Husna, ibu Aiza sebelum beliau wafat. Hari-hari yang selalu diiringi canda tawa telah pupus sebelum masanya. Aiza selalu mengingat pesan itu, tapi apakah Aiza bisa menerima kenyataan bahwa seseorang yang ia sangat kenal merebut segalanya? Bahkan sebuah senyuman untuk membuatnya pulih? "Semua palsu, semuanya semu. Yang aku percaya ternyata hanya dusta belaka." *** Note : Cerita ini mengandung bawang, siapkan hati dan mental!