"Gue yang terluka, kalian yang bahagia."
-Cinta yang Tersembunyi
Tak mempunyai perasaan terhadap teman sendiri itu tidaklah mudah, apalagi mereka telah berteman sejak pertama kali menginjak masa putih abu. Dirinya selalu menepis pikirannya jika ia menyukai temannya sendiri. Namun, naasnya ia tak bisa menepis pikirannya lagi, ia sadar kalau dirinya telah mempunyai perasaan lebih dari sekedar teman terhadap temannya sendiri.
Namun, sayangnya ia harus menghapus perasaan itu, ketika mengetahui bahwa orang yang ia sukai sedang menyukai sahabatnya sendiri, sungguh sakit bukan?
"Terima kasih, ya, Maw. Berkat ide dan kerja sama lo, gue bisa pacaran sama Asha."
"Tidak masalah."
"Gue yang lebih dulu menyukai lo, tapi kenapa lo lebih milih sahabat gue sendiri?" batinnya.
Lantas, bagaimana dengan kisah selanjutnya? Yuk ikuti kisah mereka bertiga hingga akhir.
Kisah cinta remaja SMA yang harus terpisah karena perbedaan keyakinan keduanya serta larangan demi larangan dari orang terdekat yang akhirnya memisahkan mereka melalui kejadian tragis. Gadis itu kehilangan kekasih hatinya yang pergi membawa sebongkah cinta yang hingga saat ini membuat jiwanya hampa, serasa jiwanya pun ikut pergi tak ada lagi semangat dalam dirinya hanya air mata yang sudah mengering dan hampir habis menemaninya menghabiskan waktu berharap keajaiban datang dan semua yang terjadi hanyalah mimpi belaka
*****
" Ketika aku melewatkan hari tanpa dirimu, yakinlah aku baik-baik saja seperti hal nya aku yakin kau juga bahagia di sana"
Al.... Senja itu ibarat kamu indah menenangkan meski sekejap tapi tak bisa kumiliki selamanya namun esok akan datang kembali membawa kebahagiaan,benar kan...
Tanpamu meskipun sendiri aku tetap menyukai senja.. karena senja mengingatkanku padamu yang telah pergi bersama jutaan mimpi dan doa-doa yang pernah kita cipta dan pinta bersama
Bahagialah di surga bersama Sang Hyang Widhi aku lanjutkan hidupku dan akan kutemukan bahagiaku di sini temui aku nanti di surga ya Al....