My Life (ZEA)

My Life (ZEA)

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 21, 2023
Orang bilang rumah adalah tempat ternyaman yang pernah ada , tempat kita berkeluh , tempat kita bisa tertawa lepas , tempat kita berbagi kasih dengan orang yang kita sayang,tapi itu tidak dirasakan gadis yang bernama Zea ?rumahnya tak ada semua itu,rumahnya hanya tempat berteduh ! tidak ada tempat mengeluh, tertawa ataupun berbagi kasih sayang Ya, karena dia hanya hidup Seorang diri Tak ada yang peduli meski dia menahan lapar seharian ,meski dia kedinginan ,meski fisik dan hatinya sakit! Tapi tak apa ,ia masih punya Tuhan yang menyayanginya hinaan ,bullyan sudah dia rasakan sehari harinya ,zea ? dia lelah dengan kehidupan ini ,namun dia masih berharap akan kebahagiaan yang datang di kemudian hari Keluarga? sebuah harapan yang selalu dia mimpikan dalam hidupnya Apakah harapan zea akan terkabul? Maaf gak bisa bikin deskripsi nya,langsung aja baca kuy Salam hangat........ Happy reading (•_•)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HanHan's Diary [END]
  • RAPUH!
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • OBLIVION
  • Let Me Be Your Man (Tamat)
  • Sakit 'Jiwa' (End)
  • Another Pain (END) ✔
  • Happy Is Bulshit
  • Story In July [End] ✔

【 Brothership 】 Yihan telah menghabiskan hampir seluruh hidupnya di rumah sakit, berteman dengan selang oksigen dan suara monitor yang terus berbunyi. Kakaknya, Vanza, selalu berkata bahwa suatu hari Yihan akan pulang. Namun, Yihan tahu bahwa satu-satunya "pulang" baginya bukanlah rumah, melainkan tempat di mana ia bisa berlari bebas tanpa rasa sakit. Di balik senyumnya yang lembut, Yihan menyimpan impian yang tak bisa ia kejar, harapan yang harus ia genggam meski tahu akhirnya akan terlepas. Sementara Vanza terus menghiburnya dengan janji-janji manis, Yihan berpura-pura percaya, bukan untuk dirinya sendiri, tapi untuk kakaknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines