RED
  • WpView
    Reads 320
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 24, 2023
Terus menerus hidup dengan ingatan yang sama itu tidaklah mudah. Kadang aku bertemu dengan beberapa orang yang ku kenal lewat kehidupanku yang lalu, entah di kehidupan kedua atau ketiga. Mereka berubah, tentu saja. Bahkan aku sudah tahu bahwa mereka tidak memiliki ingatan dari kehidupan pertama mereka. Di kehidupan kedua, aku bertemu dengannya. Laki-laki berperawakan gagah, dengan senyum termanis yang pernah aku lihat, wajah tampannya menunjukkan betapa berwibawanya dia. Laki-laki itu memangku jabatan penting, ia melamarku, tapi aku yang bodoh ini menyuruhnya membangun 1000 candi dalam satu malam. Hingga di kehidupan ke-35 ku ini, aku masih gagal move on. Sialnya karena sejak dulu aku adalah warga penting di langit, ingatan dari kehidupan kedua ku akan terus ku ingat sampai berapa kali pun aku bereinkarnasi. Dan sialnya lagi, aku yang bodoh ini mencoba untuk terus memikat dia, laki-laki pertama dan terakhir yang berani melamarku. Iya terakhir, karena setelah melewati kehidupan kedua ku, aku memilih untuk menjadi "perawan tua" hingga akhir hayatku. Inspired by Kisah Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso Ini kisah fiksi, murni karangan Author
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Story Of My Life
  • OUR PROMISE
  • BERJUANG MELAWAN TAKDIR
  • Boys Around Her (Telah Terbit)✔
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Cleaning Service di Dunia Bangke (Progresi LitRPG)
  • Lady Antagonis (TAMAT)
  • GGS (Ganteng-ganteng Somplak)

Bagaimana jika ada orang yang menanyakan bagaimana kisah hidupmu?. Apa yang akan kau jawab?. Sangat bahagia? Atau justruh sebaliknya?. Ku rasa, aku salah satu orang yang mempunyai kehidupan pahit. Aku tidak bisa berjalan dengan baik, seperti kebanyakan anak seusiaku. Aku gagap, dan aku tidak pandai. Aku bodoh. Kedua orang tuaku, tidak mengakuiku sama sekali. Dan untuk mereka, aku ini hanyalah anak yang tidak berguna. Mereka semua memusuhiku. Sering sekali aku mengeluh, namun aku berpikir kembali. Untuk apa aku mengeluh, toh semua kejadian yang terjadi padaku akan berakhir seiring berjalannya waktu. Hidupku memang tidak bahagia, bahkan banyak rintangan yang harus ku hadapi. Dan aku akan mencoba mengembalikan keluargaku seperti dulu. Aku sangat ingin sekali di sayang seperti dulu, dan aku tidak akan menyerah sampai aku dan mereka bersatu kembali. Inilah kisahku, kisah seorang gadis yang malang dan selalu mendapat siksaan dari keluarganya. Shimazaki Haruka

More details
WpActionLinkContent Guidelines