Story cover for RED by Pyororori
RED
  • WpView
    Reads 315
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 16
  • WpView
    Reads 315
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 16
Ongoing, First published Jun 30, 2023
Mature
Terus menerus hidup dengan ingatan yang sama itu tidaklah mudah. Kadang aku bertemu dengan beberapa orang yang ku kenal lewat kehidupanku yang lalu, entah di kehidupan kedua atau ketiga. Mereka berubah, tentu saja. Bahkan aku sudah tahu bahwa mereka tidak memiliki ingatan dari kehidupan pertama mereka. 
Di kehidupan kedua, aku bertemu dengannya. Laki-laki berperawakan gagah, dengan senyum termanis yang pernah aku lihat, wajah tampannya menunjukkan betapa berwibawanya dia. Laki-laki itu memangku jabatan penting, ia melamarku, tapi aku yang bodoh ini menyuruhnya membangun 1000 candi dalam satu malam. 
Hingga di kehidupan ke-35 ku ini, aku masih gagal move on. Sialnya karena sejak dulu aku adalah warga penting di langit, ingatan dari kehidupan kedua ku akan terus ku ingat sampai berapa kali pun aku bereinkarnasi. Dan sialnya lagi, aku yang bodoh ini mencoba untuk terus memikat dia, laki-laki pertama dan terakhir yang berani melamarku. Iya terakhir, karena setelah melewati kehidupan kedua ku, aku memilih untuk menjadi "perawan tua" hingga akhir hayatku. 

Inspired by Kisah Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso
Ini kisah fiksi, murni karangan Author
All Rights Reserved
Sign up to add RED to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Tokoh Utama by MailaIsnaFadhea
21 parts Complete
" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.
BALADA KEHIDUPAN by Yoggy31
19 parts Ongoing
Tentang balada kehidupan Setiap orang tentu mempunyai cerita atau kisah hidup yang unik,bahagia, atau mungkin memuakan, tapi itu lah hidup bak drama yang tak berkejelasan dan sukar untuk ditebak, namun dibalik itu kisah masa lampau selalu menjadi topik yang renyah untuk di bahas dikemudian hari, entah itu dibahas dengan pemeran yang ada dalam kisah itu atau mungkin sebagai dongeng untuk pengantar tidur anak anak kita,misalnya. Kisah ini bukan lah kisah yang akan membuat berdecak kagum atau memberi kalian sugesti untuk menjadi lebih baik (kalau pun kalian menjadi lebih baik setelah membaca buku ini saya ucapkan selamat dan terimakasih). Namun kisah ini akan mengantar kalian kembali ke masa masa yang (mungkin) pernah kalian alami sendiri. Ulam tawa semesta adalah nama seorang manusia yang terlahir dari keluarga sederhana, menjalani masa kecil dengan penuh kebahagian, kasih sayang orang tua yang tak terhingga untuknya menjadikan dia seorang laki laki sedikit manja dan cengeng, memasuki usia remaja berbagai macam kenakalan remaja sudah dicicipnya, perkelahian dan tawuran seolah olah sudah menjadi olahraganya sendiri, meskipun begitu, otaknya terbilang cerdas dengan dibuktikan peringkat kelas selalu berada ditangannya, menjadi mahasiswa dan menjelma menjadi aktivis "kiri" semakin menjelaskan untuk apa dia hidup, perjudian,pertemanan,percintaan, dan kehilangan orang tersayang mewarnai jalan hidupnya, namun tuhan selalu punya kejutan untuknya, yang berhasil membuatnya selalu berucap syukur. Pesanku, ketika kalian membaca buku ini sebaiknya jangan sedang mengemudikan mobil, sebab aku tak mau buku ini di kambing hitamkan apabila kalian menabrak tiang listrik, tapi kalau mobil kalian sudah memakai sistem driver-assistance, menurutku tak apa. Salam damai dan salam hangat dariku untuk kalian dimanapun berpijak.
Lady Antagonis (TAMAT) by GaluhCahya8
43 parts Complete
Kehidupanku biasa saja. Membosankan dan menyebalkan. Entah mengapa ibu-ibu kaum nyinyir melabeliku sebagai orang bermasalah. "Oke, aku kuat." Itulah yang berkali-kali aku tanamkan dalam benak. Kuat. Kesehatanku memburuk akibat kebiasaan hidup tidak sehat; begadang, telat makan, makan makanan rendah gizi, dan tambahan beban pikiran. Begitulah akhir kisahku, salah satu korban kerasnya kehidupan, berakhir. Sayangnya aku salah! SALAH BESAR. Aku justru terlempar ke dalam novel ciptaan temanku sebagai Laura. Aku tidak keberatan menjalani hidup kedua. Namun, beda cerita bila aku adalah si antagonis yang bahkan tidak memiliki aset bernilai jutaan. Izinkan aku hidup mewah! Mewah! Oke, lupakan mengenai hidup sebagai nona besar. Masa bodoh dengan plot, mengubah cerita, merayu tokoh utama, dan bersikap baik kepada Sarah, si FL. Berhubung aku menempati Laura ketika dia masih SMA, maka lebih baik aku mempersiapkan hidup di masa depan semapan mungkin. Dengan kata lain: Sayonara, wahai para tokoh mulai dari kelas kroco sampai kakap. Aku akan hidup mandiri dan silakan saling bunuh memperebutkan Sarah. Aku tidak peduli! Akan tetapi, semua karakter sepertinya ingin mengganggu rencana hidup mandiriku. Mulai dari FL yang ngotot ingin menolongku, ML justru menawariku aset senilai jutaan, bahkan Villain pun mulai berubah haluan mencari cinta. Pasti ada yang salah dengan mereka semua. Mereka aneh! ANEH. Oh tolong, tolong izinkan aku hidup damai. Oke?
You may also like
Slide 1 of 8
Cleaning Service di Dunia Bangke (Progresi LitRPG) cover
OUR PROMISE cover
Boys Around Her (Telah Terbit)✔ cover
Tokoh Utama cover
BERJUANG MELAWAN TAKDIR cover
BALADA KEHIDUPAN cover
AMOUR (Mr. Pradipta) cover
Lady Antagonis (TAMAT) cover

Cleaning Service di Dunia Bangke (Progresi LitRPG)

37 parts Ongoing

Pernah gak kamu merasa kalau hidupmu sekarang itu GAGAL. Terus pernah gak kepikiran buat ter-isekai ke dunia lain sebagai kesempatan kedua. Mengulang kenyataan, menjadi karakter utama layaknya di novel-novel isekai klise. Menjadi bebas dan kuat hingga gampang ngatasin segala masalah. Bukankah rasanya... menyenangkan. Tapi sebaiknya... hei, sebaiknya jangan gegabah, karena bisa aja dunia yang baru itu bangke. Kepikiran gak kamu kalau rasa makanannya bakal hambar tanpa msg, air bersih susah nyarinya, kepingin berak? Aduh harus gali lubang. Dan yang paling repot, kamu gabisa reload, respawn, regresi atau apapun itu istilahnya. Sekali mati ya, mati. Gak ada jaminan bakal isekai lagi. Gak ada dewi OP yang bakal nge-revive kamu terus jadi partner menjelajah dunia ini. Gak ada. Belum lagi masalah nyata yang gak pernah mereka bahas. Siapa itu penjahatnya? Mana raja iblis kegelapan? Mana monster yang harus kukalahkan? Kenapa mereka tidak ada. Kenapa aku malah harus berurusan dengan mafia monster dan bukan monster beneran. Siapa yang monster sebenarnya Duh, dosa apa sih yang kuperbuat di masa lalu. Yah inilah ceritaku jadi tukang kebersihan di dunia yang kayak bangke.