Memendam Rasa

Memendam Rasa

  • WpView
    Reads 123
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 15, 2023
Rasa yang tak pernah ku ceritakan pada siapa pun kecuali pada Rabb ku,rasa ini selalu ku simpan dengan baik,karena ku tau rasa ini bukan waktu yang tepat untuk di utarakan masih banyak mimpi yang harus ku wujudkan dan orang tua yang harus ku banggakan. Hembusan angin sepertiga malam tak mengusik melsa untuk tetap bermunajat ke pada sang maha pengyang yang telah memberikan semua kenikmatan yang ia rasakan selama hidup dan prestasi yang tak semua orang punya. "ya ... Allah aku bersyukur atas semua yang kau berikan,tapi mengapa? rasa ... ini selalu hadir dalam setiap hari-hari ku, ya ... Rabb ku titip kan cinta ini hanya pada Mu, jika memang dia benar menjadi takdir ku tolong jaga dia seperti engkau menjaga ku" ucap melsa sembari menghapus air matanya seseorang yang tak pernah Melsa lupakan walaupun sudah tak bertemu selama hampir empat tahun tapi tak mengurangi rasa sedikit pun kepadanya.
All Rights Reserved
#338
romanc
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Adalah Lukamu
  • BALADA KEHIDUPAN
  • senja di matamu
  • Aktor Itu Suamiku [SELESAI]
  • AFTER (COMPLETE)
  • Laila
  • Perjodohan Berakhir Cinta

Jika mencintai mu adalah luka Maka luka itu Akan menjadi candu ku:) " _-arsyila quen Graziella-_ "Lepas tanggan aku, " Pinta gadis itu "Lo habis dari mana" Tanya leleki itu Yang melihat gadis tersebut dengan tatapan yang tak bersahabat "Apa peduli kamu, " Ucap gadis itu sambil tersenyum sinis lalu berjalan melewati pria tersebut "Gue suami lo, " Ucap pria tersebut dengan nada tinggi lalu mencekram tangan gadis tersebut "Sakit Al " Ucap gadis itu sambil meringis kesakitan "Jawab dulu Pertayaan gue lo habis dari mana semalaman gak pulang, " Ucap pria itu sambil menguatkan cekramannya ✤✤✤✤ Pengen teriak yang kencang bangett.... Cuma mau bilang; "Aku capek!! Aku juga pengen kamu ngertiin" "Jangan tuntut aku terus!! " "..... Aku bukan robot yang gak punya perasaan" "Tolong mengerti sekali saja" Ucap wanita itu sambil berteriak mengambil kursi lalu memecahkan jendalanya. "tanpa kamu sadari lelaki egois, dan keras kepala ini, selalu memikirkan bagaimana cara membahagiakanmu, dan bagaimana caranya agar kamu bangga memilikinya namun nyatanya itu hanya luka bagimu" _-altezza satria ardhana-_

More details
WpActionLinkContent Guidelines