Titik Terang (OnGoing)

Titik Terang (OnGoing)

  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 12, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Tentang aku dan penderitaan yang tak pernah berujung. ~~~ "Anak kurang ajar! Kamu ini harusnya mati, Fara! Karena kamu tidak ditakdirkan untuk hidup!" Bentak seorang ayah kepada putrinya sendiri. "Bunuh saja, Fara, ayah! Kalau itu akan membuat ayah bahagia!" Balas Fara tersenyum pedih. ~~~~ "Aku gak pernah senang melihat kamu disiksa sama, ayah! Tapi aku juga gak bisa berbuat apa-apa lagi, karena aku takut sama ayah." Lirih Nala menundukkan kepalanya bersalah. ~~~~ "Nama gue Arshaka Gavriel Hartigan, gue orang paling kayak di SMA Pelita, Ayah gue milyader dan penyumbang dana terbesar sekolah SMA Pelita!" Ucap seorang pria dengan angkuhnya pria itu sedikit menengadahkan kepalanya. Fara membulatkan matanya tak percaya mendengar ucapan dari pria tersebut. Bukan tak percaya sama kenyataannya, Fara hanya tidak percaya bisa bertemu dengan pria yang omongan sombong seperti ini. "Gue gak tau dan gak mau tau tentang, lo! Enak aja lo nyuruh gue buat jadi pacar, Lo! Gak sudi gue!" Tolak Fara mentah-mentah. "7 juta seminggu!" ****
All Rights Reserved
#22
shaka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VARELZA (END)✔️
  • 𝑨𝒌𝒖 𝑲𝒂𝒎𝒖 𝑫𝒂𝒏 𝑻𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓
  • ASHA
  • +One
  • Aksara Lingga
  • Dark School 2022

21+ 🔞⚠️ free gif 😌 (semua cerita lengkap) "Hei kamu! Jangan bunuh diri! Aku tau pasti kamu lagi banyak masalah, tuhan akan marah jika kamu sampai nekat lakuin hal ini" teriak Varel. Zania menoleh ke arah samping menatap anak laki-laki yang seumuran dengannya. "Tau apa kamu?!" Balas Zania menatap Varel sinis. "Aku emang tidak tau apa-apa, tapi kamu turun dulu!" Teriak Varel. "Aku mau mati, kamu jangan ikut campur!" Teriak Zania parau. "Mau mati bareng aku?" Ajak Varel. Zania tersenyum getir. "Yaudah, ayo lompat bareng" ajak Zania. *** Jangan lupa mampir yaa :) Cerita ini murni hasil pikiran aku, no plagiat ! Jika terdapat persamaan antara cerita yang lain author ga tau apa-apa, mungkin saja hanya mirip dan pemikiran yang sama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines