Story cover for Titik Terang (OnGoing) by Sintyaxyz_7
Titik Terang (OnGoing)
  • WpView
    MGA BUMASA 137
  • WpVote
    Mga Boto 42
  • WpPart
    Mga Parte 12
  • WpView
    MGA BUMASA 137
  • WpVote
    Mga Boto 42
  • WpPart
    Mga Parte 12
Ongoing, Unang na-publish Jul 01, 2023
Tentang aku dan penderitaan yang tak pernah berujung.

~~~

"Anak kurang ajar! Kamu ini harusnya mati, Fara! Karena kamu tidak ditakdirkan untuk hidup!" Bentak seorang ayah kepada putrinya sendiri.

"Bunuh saja, Fara, ayah! Kalau itu akan membuat ayah bahagia!" Balas Fara tersenyum pedih.

~~~~

"Aku gak pernah senang melihat kamu disiksa sama, ayah! Tapi aku juga gak bisa berbuat apa-apa lagi, karena aku takut sama ayah." Lirih Nala menundukkan kepalanya bersalah.

~~~~

"Nama gue Arshaka Gavriel Hartigan, gue orang paling kayak di SMA Pelita, Ayah gue milyader dan penyumbang dana terbesar sekolah SMA Pelita!" Ucap seorang pria dengan angkuhnya pria itu sedikit menengadahkan kepalanya.

Fara membulatkan matanya tak percaya mendengar ucapan dari pria tersebut. Bukan tak percaya sama kenyataannya, Fara hanya tidak percaya bisa bertemu dengan pria yang omongan sombong seperti ini.

"Gue gak tau dan gak mau tau tentang, lo! Enak aja lo nyuruh gue buat jadi pacar, Lo! Gak sudi gue!" Tolak Fara mentah-mentah.

"7 juta seminggu!"


****
All Rights Reserved
Sign up to add Titik Terang (OnGoing) to your library and receive updates
o
#177shaka
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
DANADYAKSA ni KumbangPolkadot
70 parte Kumpleto
Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 9
VARELZA (END)✔️ cover
+One cover
Dark School 2022  cover
AKSARA ( ON GOING ) cover
DANILITA cover
AIRA [On Going] cover
Farel Dan Bella  cover
DANADYAKSA cover
ASHA cover

VARELZA (END)✔️

43 parte Kumpleto Mature

21+ 🔞⚠️ free gif 😌 (semua cerita lengkap) "Hei kamu! Jangan bunuh diri! Aku tau pasti kamu lagi banyak masalah, tuhan akan marah jika kamu sampai nekat lakuin hal ini" teriak Varel. Zania menoleh ke arah samping menatap anak laki-laki yang seumuran dengannya. "Tau apa kamu?!" Balas Zania menatap Varel sinis. "Aku emang tidak tau apa-apa, tapi kamu turun dulu!" Teriak Varel. "Aku mau mati, kamu jangan ikut campur!" Teriak Zania parau. "Mau mati bareng aku?" Ajak Varel. Zania tersenyum getir. "Yaudah, ayo lompat bareng" ajak Zania. *** Jangan lupa mampir yaa :) Cerita ini murni hasil pikiran aku, no plagiat ! Jika terdapat persamaan antara cerita yang lain author ga tau apa-apa, mungkin saja hanya mirip dan pemikiran yang sama.