TEENAGER LOVE  On Going

TEENAGER LOVE On Going

  • WpView
    Reads 225
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 3, 2025
"Lo tuh kenapa sih, ngikutin gue Mulu? risih tau gak!" Ucap Yuna dengan nada sinis. "Kan gua dah bilang, sekali Lo masuk di dalam hidup gua. Lo gak akan bisa nemuin pintu keluar." bisik Travis diikuti dengan senyuman menyeringai. "Dasar Sinting!" Ucap Yuna emosi kemudian pergi. Travis hanya tersenyum smirk, menyaksikan punggung Yuna yang menjauh. Sepertinya, semakin keras Yuna mencoba lari, semakin besar keinginannya untuk mengejar. ***** "Stop ikutin gue!" ucap Diya dengan tampang tidak suka. "Kenapa?" tanya Arthur dengan tampang bingung. "Gue gak suka." ucap Diya. "Tapi gua suka." ucap Arthur. "Ck, gue gak suka sama Lo!!" ucap Diya dengan nada sarkas. "Tapi gua suka sama Lo!" ucap Arthur dengan kekeh. "Serah!" ucap Diya kemudian pergi meninggalkan Arthur. Arthur tertawa kecil sambil menggelengkan kepala. Arthur merasa Diya tidak benar-benar serius dengan penolakannya justru membuat usaha pendekatannya semakin menarik.
All Rights Reserved
#126
yoona
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unwelcome Neighbor ft Lee Heeseung of Enhypen [COMPLETED]
  • Felicity [On Going]
  • Roommate With Benefits
  • CLUTTER :: 02'z ENHYPEN [✔]
  • Sergio | Haechan
  • Duda -Johnten [ END ]
  • Moonstruck
  • Middlemost | ENHYPEN ✔

(END) Anna hanya ingin menjalani hari-harinya dengan tenang, kuliah, pulang, menghindari interaksi yang tak penting, dan menikmati waktunya dalam damai. Tapi semua rencana itu hancur sejak ia tahu siapa yang tinggal di rumah sebelah. Lee Heeseung, seniornya di kampus, adalah segalanya yang tidak ia suka. Berantakan, urakan, terlalu santai, dan suka bercanda di saat yang tidak tepat. Apalagi, pria itu tak segan menggunakan status "senior" untuk menggoda dan mengganggunya kapan saja. Namun semakin Anna mencoba menjauh, semakin Heeseung tertarik. Dari sekadar godaan iseng, hingga keberanian mengungkapkan perasaannya secara terang-terangan, Heeseung terus mendekat, dengan caranya yang kacau namun tulus. Bagi Anna, Heeseung adalah kebisingan yang tak diundang. Tapi, bagaimana jika lambat laun... suara itu menjadi satu-satunya yang membuat hatinya berdebar?

More details
WpActionLinkContent Guidelines