Dream
  • WpView
    Reads 865
  • WpVote
    Votes 358
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 19, 2024
Mimpiku ingin jadi seorang penulis yang hebat,,,,tapi kenapa ayahku tidak menyetujuinya.Baginya menjadi seorang penulis bukan apa apa dibandingkan menjadi penerusnya.Gadis itu masih memikirkan bagaimana caranya agar ia tetap bisa menjadi penulis, namun ia juga tak mau mengecewakan ayahnya. Kehidupannya mulai berubah semenjak itu. Setelah bundanya meninggal,sang ayah memaksa dan terus menginginkan agar dirinya dapat menjadi penerus perusahaan utama bisnisnya. Plakk,,,, Sebuah tamparan keras mendarat tepat di pipinya.Gadis itu memegangi pipinya yang memanas.Sakit, itulah yang ia rasakan sekarang. "Kamu itu harusnya jadi penerus ayah! Kamu nggak boleh jadi penulis! Ayah itu orang tua kamu.Harusnya kamu patuh! Bukannya malah membantah kaya gini!!" Pria tua itu terlihat sangat marah.Amarahnya memuncak. "Emangnya salah kalo Atalie mau jadi penulis?! Kenapa yah?! Dari dulu ayah selalu ngatur ngatur Atalie! sekarang ayah juga mau ngatur masa depan Atalie juga?!! Kenapa ayah selalu nuntut Atalie buat ngelakuin inilah itulah?!! Semuanya Atalie lakuin yah!!" Gadis itu mengeluarkan isi pikirannya.Matannya sembab dan bengkak. "Ayah tau yang terbaik buat kamu,Atalie!!" Radit tetap kukuh pada keputusannya.Ia ingin menjadikan putri keduannya menjadi penerus perusahaan utamanya. "Tapi Atalie juga berhak tentuin yang Atalie inginkan,,Kenapa ayah egois?!! Kenapa Ayah selalu aja paksa Atalie untuk jadi penerus perusahaan ayah! Atalie nggak suka kalo terus dipaksa gini yah! Ayah egois!! Aku benci ayah!!!" Grace pergi meninggalkan ayahnya pergi menuju kamarnya di lantai dua. Disela-sela kesedihannya, seseorang datang kedalam kehidupannya.Seorang laki-laki yang datang ke dalam kehidupannya, perlahan mulai membuat hidupnya yang tadinya suram menjadi kembali berwarna. Apa yang akan dilakukan gadis itu? Apakah akan terus meneruskan impiannya atau mengikuti kemauan ayahnya? Topeng yang tebal saling terpasang di wajah kedua insan itu.
All Rights Reserved
#321
citacita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • ABLUVION {COMPLETED}
  • This Is My Dream
  • Not Always Alone (Sudah Terbit)
  • Another Side ¦ Book 1 Of 2✔
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • Impossible
  • Thank You
  • DELORA ✓
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines