Hell Train

Hell Train

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 10, 2023
WpInfo
Fiction
Fantasy
Jika ada sebuah kereta yang akan mengantarkan kalian menuju sebuah pohon yang katanya akan mengabulkan permohonan, apa kalian akan masuk? Tapi, itu semua membutuhkan bayaran serta pengorbanan yang sangat besar, bahkan kehilangan. Angkasa, Siswa SMA biasa, bersama ratusan orang lainnya terpaksa mengikuti sebuah kereta yang muncul secara misterius dengan tujuan akhir menuju pohon pengabul permohonan. Tidak hanya itu, mereka diminta untuk menyelesaikan semua tantangan serta misi yang diberi, tentu saja dengan nyawa mereka sebagai taruhannya. Bersama anggota lainnya, Angkasa menaiki kereta menuju stasiun akhir, tempat di mana pohon yang dapat mengabulkan permohonan berada. Dapatkah ia mempertahankan perasaan manusiawi miliknya di saat berbagai pengkhianat serta pengorbanan lainnya menerjang bagai ombak?
All Rights Reserved
#10
cakrawritingmarathonbatch05
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • Cornelisa Arraya [On Going]
  • Lightshadow
  • The Miracle Of Crystals
  • Sang Legenda di Lembah Permohonan (TAMAT)
  • Garis Orbit [Selesai]✓
  • Beneran, Cuma Figuran? [End]
  • TAGIHAN PERJANJIAN LAMA - DESA HAWA TIIS || 97L
  • Lembah Arunika

Langit yang Tak Pernah Pulang Ketika langit bukan lagi tempat bernaung, tapi tempat berpulang. Angkasa Rayendra Mahatma tidak tumbuh dalam pelukan keluarga Cemara. Di usianya yang kedelapan, ia menyaksikan rumah tangga orang tuanya runtuh. Ibunya menjadi satu-satunya alasan ia bertahan, hingga takdir kembali merenggut-di usia dua puluh, ia kehilangan satu-satunya tempat pulang. Sejak saat itu, ia berjalan sendiri. Dengan luka yang membatu, dengan hati yang tak lagi percaya. Sosok yang dingin, cuek, dan tertutup. Tapi di balik semua itu, Angkasa menyimpan ketulusan yang jarang ditemui. Ia masih suka menolong diam-diam, memotret langit senja, dan menuliskan isi kepalanya dalam baris-baris rahasia yang tak pernah dipublikasikan. Ia tak percaya cinta lagi. Bukan karena tak ingin, tapi karena pernah dikhianati oleh yang paling ia percaya. Hingga suatu hari, sebuah DM sederhana dari seorang followers di Instagram-nya menjadi awal dari sesuatu yang tidak ia sangka. Seorang perempuan bernama Alya Nismara Pradipta-dengan tanya yang polos, dan perhatian yang pelan-pelan menyusup ke dalam retakan hatinya. Mampukah Angkasa belajar percaya kembali? Atau benarkah... langit memang tak pernah benar-benar pulang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines