stuck in the past (On Going)

stuck in the past (On Going)

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 23, 2024
menceritakan para remaja laki laki dan perempuan yang terjebak di masa lalu , mereka tidak akan bisa kembali sebelum memecahkan sebuah misteri yang belum terpecahkan Bagaimana ini , mengapa kita bisa ada di sini , ini dimana?" tanya seseorang remaja perempuan 1 "aku pun tidak tahu "jawab seseorang remaja laki laki "bagaimana kita tanya dengan seseorang?" tanya seseorang teman remaja perempuan 1 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ "alhamdulillah akhirnya kita bisa menyelesaikan semua misteri disini ya" ucap remaja laki laki "ya alhamdulillah , dan akhirnya kita bisa kembali dan berkumpul dengan keluarga kita"ucap remaja laki laki. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Dilarang plagiat!! Cerita ini hasil dari pemikiran sendiri! Banyak adegan kekerasan! Start : 4 Januari 2024 Finish : -
All Rights Reserved
#38
kolosal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Melodies [END]
  • Asa | Lengkap ✓
  • Cinta Bertakhta [TAMAT]
  • Fall into another world | END✓
  • Ralafitta's Life (END)
  • Lingering Sadness
  • Friendzone?
  • ARSAV
  • RAKAYASHA
  • RATUANA  [ ON GOING ]

Terkadang seseorang memiliki harapan yang tidak dapat diungkapkan, namun ada tiga hal yang akan selalu mendengarkan harapan itu: Tuhan, lilin, dan bintang jatuh. Itulah mengapa kita selalu berdoa kepada Tuhan, mengucapkan harapan pada saat ulang tahun, dan memohon pada bintang jatuh. --- "Apa yang kau lakukan padanya?" Reina tertawa sarkas mendengar itu. "Kau seharusnya bersyukur aku tidak menancapkan pisau itu di dadanya." Reina menunjuk-nunjuk dada itu sebelum tangannya ditepis kasar. "Stay away from her!" "Jika itu yang kau mau, maka berhentilah mendekatinya. Bukankah aku sudah bilang, kau hanya milikku seorang, jika aku tidak bisa memilikimu, maka tidak ada orang lain yang boleh memilikimu. "Aku bisa melukainya lebih lagi jika kamu mau!" teriak Reina kembali tertawa sarkas. --- "Ambulans! Cepat panggil ambulans!" Darah itu terus mengalir membasahi bajunya. Tangannya yang dingin terangkat menyentuh air mata yang mengalir turun membasahi pipinya. Suara itu memanggil namanya semakin keras saat pandangannya menjadi gelap. (c) 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines