Enigmoria: Blades and Blood

Enigmoria: Blades and Blood

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 4, 2023
WpInfo
Fiction
Fantasy
Arlan Terelius, seorang pemburu muda, yang menerima tugas dari Guild Master. Ia diutus untuk menjelajahi gua di Pegunungan Silverhorn.Di dalam kegelapan gua yang sunyi, Arlan bertemu dengan seorang gadis muda yang terluka parah dan hilang ingatan. Hatinya yang mulia mendorongnya untuk merawat dan membawanya pulang. Namun, di balik sorot mata mereka yang bertemu, tersembunyi rahasia-rahasia gelap yang mengikat masa lalu sang gadis. Arlan bertekad membantu sang gadis menghadapi pertempuran tak terduga yang menghantui jejak waktu. Menuntut keberanian dan ketangguhan dalam menghadapi ancaman yang melingkupi mereka. Apakah mereka mampu bertahan dalam badai yang menerjang? Ataukah nasib mereka akan tenggelam dalam bayang-bayang masa silam yang belum terpecahkan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Scrivener's Curse
  • Mysterious Mate (END)
  • [BOOK I] MEMOAR OF SHANA
  • [SLOW-UP] THREE⏂⃟ViFan S2 x Reader!
  • Setetes di Antara Dua Dunia
  • SF 3 : The Demon Quéén✓
  • Shadow Of Wolf
  • "The Arcane Trials of Rowan"
  • DESTINY WITH THE DEVIL II

Lima abad ketertiban berdiri di atas satu dusta mematikan. Elara, seorang Senior Scrivener di Guild Penjaga Sastra, hidup untuk menyalin dan mengawasi naskah suci-hingga suatu malam baris-baris cahaya merah-emas merayap di kulitnya. Kutukan Penulis memberinya kemampuan membaca esensi konseptual di balik tinta, dan menyingkap nama Pendiri keenam yang telah dihapus dari setiap kronik resmi. Dalam sekejap Elara dicap bidah. Ia melarikan diri dari menara marmer Veridia ke lorong-lorong berkabut di tepi Sungai Atheria, dibantu Finn-pencuri licin yang tak percaya siapa pun. Sambil menghindari pemburu Guild, Elara mengurai petunjuk terlarang: jurnal tua yang berdenyut sihir, reruntuhan "Tanah Terbelah", dan bisikan rakyat yang sejarahnya disembunyikan. Setiap halaman yang disentuh memakan tubuh dan pikirannya, namun juga mendekatkannya pada kebenaran besar. Di belakangnya, Kepala Scrivener Valerius bersumpah membungkam segala celah sejarah, sedangkan Kanselir Agung Theron menjaga takhta yang dibangun di atas kebohongan itu. Bila Elara berhasil menyatukan serpihan masa lampau sebelum Kutukan melahapnya, percikan pemberontakan dapat membakar Aethelgard-atau menjatuhkan kerajaan ke dalam kekacauan yang tak terlihat sejak "Pembersihan Agung". Pengetahuan adalah kekuatan, dan setiap kekuatan menuntut harga. Beberapa kebenaran tertulis dengan darah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines