DIATERA
  • WpView
    Reads 350
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 7, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Diatera, aku mengartikan kata tersebut sebagai dua sisi dalam bahasa Latin Latera dan Diafora. Aku memikirkan tentang dua sisi berbeda yang berkiblat pada satu simpul sederhana bernama cinta. Ya, satu cinta beda rasa. Kalimat tersebut sama seperti kepingan puzzle yang tak tertata. Seperti apapun rasanya, bagaimanapun kamu mencoba menatanya. Jika kau bersikeras mengatakan bahwa pandanganmu yang terbaik, maka selama itu kau takkan bisa menggapainya. Ini bukan runtutan cerita apik nan menarik, hanya kisah² sederhana yang mencoba menggugah pembaca agar bersikap lebih baik.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Cinta (Our Promise)
  • It HURTS
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • RIVER FOR BEGINNER
  • I'm Sorry, I Love You (Complete) [Open PO]
  • Ghost Messenger
  • Always Loving You
  • My Devil Boy
  • KOPI HITAM JUJU

[Completed]✓ "Sakit hati butuh dua hal, waktu dan topeng. Waktu untuk memulihkan sakit dihatinya, dan topeng untuk menutupi hatinya yang hancur." . . . . . Sahabat jadi cinta. Bukankah itu hal yang sudah biasa terjadi, jika dalam persahabatan yang terjalin sejak kecil dan terdiri dari lawan jenis? Namun apalah daya mereka, mereka tumbuh dewasa seiring berjalannya waktu. Membuat mereka mengenal cinta lebih dalam. Dan tak dipungkiri, mereka terlibat dalam ikatan cinta segitiga. Dimana persahabatan dan cinta dipertaruhkan. Janji mereka, apakah masih tetap bertahan? Ataukah mereka lupa seiring waktu yang berganti? Semuanya ada ditangan mereka sendiri. Apa yang akan terjadi, takdir telah menentukan. Takdir persahabatan yang diuji oleh takdir cinta. "Rasanya Sakit!" ____________________ Hai, ini cerita pertamaku. Jadi mohon bimbingannya. Kalau bisa setelah baca, vote dan comment ya. Biar aku tau letak kesalahanku dimana. Ini cerita hasil pemikiran author sendiri. Jadi buat para PLAGIAT, kalian pergi dari sini. Cerita ini nggak diperuntukkan bagi PLAGIAT. So, itu aja. Makasih buat yang sekedar baca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines