Inaffable

Inaffable

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 15, 2023
Sudah setahun lamanya, hari-hariku hanya merebahkan punggung di ruangan serba putih. Miris, tak punya teman ngobrol selain dokter dan beberapa perawat. Sampai tiba di suatu hari aku lelah dengan keadaan dan kondisiku yang monoton, aku mencoba bangun dan beranjak dari posisiku. Ku cabut infus sembari melangkahkan kaki menuju jendela. Aku ingin hari itu menjadi saksi bahwa Michelle Graciella sudah menyerah dengan takdirnya. Aku terus berjalan, membuka jendela dan mencoba keluar. Berhasil, aku tersenyum tipis. Diri ini berharap akan segera bertemu dengan mommy dan memeluknya seerat mungkin. Kembali ku tengok ke belakang, setahun terakhir memori-memori sebelumnya berputar kembali. Dad yang tak pernah menjengukku sekalipun, saudara kembarku yang hanya datang sekali seminggu hanya untuk memberiku buah-buahan yang kurasa itu tak perlu. Hidupku terlalu monoton untuk bertahan. Tak ada gunanya jika aku berharap akan sembuh. Tanpa basa-basi lagi, aku terus berjalan dan memejamkan mata. "Thank you world.."
All Rights Reserved
#274
rumahsakit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Karena Aku Mencintaimu...
  • 𝟗𝟎% 𝐋𝐮𝐤𝐚 [𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠]
  • Summer we Meet
  • Halaman Hidupku
  • Goodbye Alaska [END]
  • Cinta dan Tacenda
  • harapan yang pupus
  • Baby Canny
  • Dokter dan Sang Penyair (Completed Story)

Sejak kau mulai mengajariku kembali tersenyum dan tertawa Aku sudah jatuh cinta padamu Bahkan sejak kau membawaku dan mengajakku menari di bawah hujan Aku sudah jatuh cinta padamu Sejak kau berdiri di sisiku dan bernyanyi bersamaku Aku sudah jatuh cinta padamu Hingga sekarang aku bahkan tidak ingat Sejak kapan aku jatuh cinta padamu Yang aku tahu hanyalah aku mencintaimu Aku sangat mencintaimu Dan hanya dirimu --------------------------------------------------------------------------------------------------- Ini adalah kisah tentang pahitnya kehidupan. Tentang pengorbanan untuk setiap tawa. Tentang keputusasaan untuk setiap peristiwa. Dan tentang rasa sakit kehilangan untuk seseorang yang sangat berharga.... --------------------------------------------------------------------------------------------------- WARNING : Pertama tama, selamat datang lagi di ceritaku.... aku berkarya lagi sekarang... cerita ini mungkin agak GaJe dan nggak dapet feel nya, jadi mohon kritiknya. bakalan banyak typo dan kalimat ngawur. updatenya juga kayaknya nggak bisa rutin karena belum selesai sepenuhnya, tapi author akan berusaha secepat mungkin buat mem-finish-kan *bhahasha aphaan thuh?* happy reading....jangan lupa tinggalin jejak berupa vomment ya, sebagai amal dan penyemangat author, don't be dark readers....

More details
WpActionLinkContent Guidelines