To the Sky

To the Sky

  • WpView
    LECTURAS 59
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, feb 1, 2024
WpInfo
Fanfic
Enhypen
Kisah seorang remaja laki-laki dengan senyuman yang indah meski banyak beban yang harus ia tanggung. "Meskipun gue capek, tapi gue gaboleh nyerah. masa contoh buat adik adiknya nyontohin yang ngga baik" - Riki Altair Mahendra "Kalo lo capek lo boleh istirahat dulu ki, lo juga boleh ceritain masalah lo sama gue. lo sendiri kan yang bilang, pertemanan itu selain untuk nemenin kita main, temen juga bisa dijadiin tempat cerita selain buku diary" - Shayla Anvaya Raespati "Pas gede nanti devin pengen jadi kayak bang iki!, biar jadi orang yang pekerja keras dan berguna buat mama papa" - Devin Sebasta Mahendra "Maaf ya bang, gue selalu bikin lo repot dengan segala tingkah gue" - Devian Gestara Mahendra "Kak iki jangan tinggalin karin, nanti karin kesepian kalo ngga ada kak iki. Janji?" - Karina Jeevika Mahendra -Ceritanya bakalan santai, jadi nikmatin aja disetiap alurnya. -Cerita karangan sendiri, sedikit terinspirasi dari cerita lainnya -don't copy. ide mahal dik -happy reading maniez Salam hangat - Author dan Riki
Todos los derechos reservados
#252
ni-ki
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • SAME BUT DIFFERENT (Vkook/taekook)
  • Your Home [COMPLETE]
  • No Longer Mate
  •  𝟕 𝐑𝐚𝐠𝐚 𝟏 𝐑𝐚𝐬𝐚 || 𝐄𝐍𝐇𝐘𝐏𝐄𝐍 [𝐎𝐧𝐠𝐨𝐢𝐧𝐠]
  • Don't Ever Change 'Sequel HBC' [VKook] (END)
  • BUCIN || ENHYPEN ✔️
  • Rewrite Our Memories [K-Lit] ✔
  • It Wasn't You, Right? (Vkook)
  • dimana janji tersebut

Cerita ini murni karangan saya sendiri. Maaf bila ada kesamaan nama, latar/tempat dan gambar, tidak ada unsur kesengajaan. Terimakasih. happy reading.. "Hyung, sudahlah jangan menangis lagi. Mungkin ini sudah jalan-Nya. Lebih baik kita do'akan mereka agar tenang disana." Namja manis itu masih memeluk hyung-nya yang baru saja ditinggal orang tuannya. Jdeeeerrrr... "Hyung, sepertinya sebentar lagi hujan akan turun. Lebih baik kita segera pulang, Hyung!" "Aku harus pulang kemana, Kook? Sedangkan rumahku saja sudah pasti disita untuk melunasi hutang. Aku sebatang kara.. hiks Aku ingin menyusul Oemma dan Appa saja,, Kook.. hiks.." "Hyung jangan bicara begitu, kau masih punya aku. Bukankah Hyung sendiri yang bilang, kalau sudah menganggapku seperti adik kandung Hyung sendiri. Pulanglah bersamaku, kita akan tinggal bersama di apartemenku, Hyung." "Aku tidak mau menyusahkanmu, Kook. Aku bisa tidur disini saja, hiks.. sekalian menemani Oemma dan Appa. Mereka pasti kedinginan di dalam sana.. hiks" Youngi memeluk makam kedua orang tuannya erat. "Kau tidak pernah menyusahkanku, Hyung. Justru aku senang bisa tinggal denganmu, itu artinya aku tidak akan kesepian lagi di apartemen dan tak perlu takut jika mati lampu. hehehe" Jungkook memang takut gelap. Namja manis itu berusaha menghibur hyungnya yang masih menangis pilu akibat ditinggal oleh orang tersayangnya. "Ayolah,, Hyung.. mau ya tinggal bersama Kookie yang imut ini.." Jungkook melemparkan aegyo nya berharap Youngi bisa sedikit terhibur. Youngi sedikit tersenyum "arraso, kajja kita pulang_ Oemma,, Appa,, Suga pulang dulu ya. Jaga diri kalian baik2 disana. Aku sangat menyayangi kalian.. hiks" (Suga adalah panggilan kesayangan Youngi) Akhirnya Youngi beranjak dari pusara kedua orangnya dengan dipapah Jungkook. Namja manis itu sesekali mengelus pundak Hyungnya untuk menyalurkan sedikit ketenangan. maaf kalau kurang dapet feel nya, saya masih baru. hehe semoga readers menyukai ceritanya.. :-) annyeong..

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido