We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
GhazMer

GhazMer

  • WpView
    Reads 168
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 14, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
First Love
Highschool
Destined Love
Bagaimana rasanya mengagumi seseorang sampai bertahun-tahun lamanya? Jangankan interaksi, komunikasi, atau bahkan sepatah kata pun tidak pernah. Hanya pernah saling pandang dalam waktu beberapa detik yang mungkin baginya tak berarti apa apa. Tapi bagi si pengagum rahasia, itu merupakan hal yang sangat berharga terlepas dari curi curi pandang yang sering di lakukan. Tiga tahun, bukan waktu yang singkat dan mudah untuk melawan ego memendam sebuah perasaan. Bukan hari hari yang menyenangkan, tapi tidak juga menyedihkan. Ntahla, rasanya seperti abu abu. Tapi mungkin lebih baik seperti itu, cukup menjadi pengagum rahasia, sang pengamat dari jauh. Aku insecure melihatmu yang nyaris sempurna di mataku, sementara aku? seperti Upik abu hhh. Tapi ini bukan soal fisik. Cukup mencintai mu dalam diam, karena dalam diam aku tidak menerima penolakan.
All Rights Reserved
#30
cintadalamdiam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Círculo del Destino
  • Silent Traces by the Sea
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • Clause of Us
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+]
  • ONESHOOT 21+
  • Love For Rent (Antagonist Love Story)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines