Dia Alesya ( TAHAP REVISI )

Dia Alesya ( TAHAP REVISI )

  • WpView
    Reads 563
  • WpVote
    Votes 280
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 24, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Menceritakan kehidupan alesya dan agaskar, keributan selalu terjadi diantara mereka. Perdamain tampak jauh, dari mereka berdua. Namun, hanya karena soal waktu semua berubah. Semua, hal terjadi, yang bahkan tidak pernah terlintas di benak mereka. Rasanya, mimpi buruk ini terlalu tidak mungkin, untuk terjadi di kehidupan keduanya. Tapi, mimpi itu benar-benar terjadi, di bawakan oleh takdir. Mimpi, akan menyenangkan, jika terjadi sesuai keinginan. Namun bagaimana, jika mimpi itu terjadi dan tidak sesuai dengan keinginan? Takdir, membawakan mimpi yang begitu buruk. Takdir, apakah? Yang akan di bawakan waktu untuk keduanya? Persetan, dengan mimpi buruk atau indah. Tak sesuai dengan harapan sudah cukup menjadi mimpi buruk dan mendatangkan kekecewaan. Yuk! kepoin mereka berdua dengan membaca cerita disini. sekedar informasi !! cerita ini 100% karangan author!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELESAI (Say Goodbye)
  • [END] Blind Rainbow
  • Tomboy? But I Love You [TAMAT]
  • My Angel
  • Benci Jadi Cinta
  • Bad Girl
  • You Are My Future
  • Bertahan atau pergi
  • semua punya luka

Izinkan aku mengungkap sesuatu hal yang menurutku penting, izinkan aku mengungkapnya untuk yang terakhir kali. Rasanya berat jikalau harus melupakan orang yang dulu selalu bersama kita, setelah semua yang kita lewati bersama, tapi apa boleh jika takdir tidak berpihak sama kita. Aku terlalu berlebihan mempunyai rasa yang lebih dari teman tapi kamu harus tau semua perhatian yang kamu beri itu menumbuhkan rasa yang lebih dari pada seorang teman, dan harapan aku sangat besar tentang perasaan kamu. Untuk yang terakhir kali dan semoga ini yang terakhir dan tidak ada lagi sosok aku dihidup kamu, maafkan aku telah menyukaimu lebih dari seorang teman, kenal kamu itu adalah sebuah anugrah disaat aku sudah tidak mau mengenal cinta lagi tapi kamu datang sebagai teman yang memberikan harapan lebih ke padaku. Rasanya campur aduk antara berterimakasih karena kamu datang atau maaf karena aku berlebihan, dengan melihat kamu yang sekarang bahagia diluar sana aku ikut senang. Jikalau suatu saat nanti kamu sudah bertemu dengan yang lebih sempurna taruhlah aku dibagian kecil ingatanmu, jadikan aku sebagai sejarah yang sering kamu pelajari setiap harinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines