Solitude [TAMAT]

Solitude [TAMAT]

Season 1 of 2
  • WpView
    Reads 177,937
  • WpVote
    Votes 12,525
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadComplete Wed, Jul 9, 2025
𝟏𝐬𝐭 𝐀𝐝𝐫𝐢𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐫𝐢𝐞𝐬 "Untuk jiwa-jiwa yang bebas dan senang menyendiri." Sam diharuskan ke sebuah desa, untuk membeli lahan di sana sebagai persyaratan dari sang Ayah agar tetap menjadi Direktur Utama. Namun dia malah bertemu Tari, gadis pintar yang tinggal di sana. Tari salah-satu penghalang besar bagi Sam untuk mendapatkan lahan di desa itu. Dia pun berniat mengambil hati Tari agar mudah membeli lahan di sana. Siapa sangka jika gadis yang memanggilnya Tuan Kota itu, bukan gadis desa biasa. Start: Januari, 2025 Finish:
All Rights Reserved
#782
manipulatif
WpChevronRight
Series

Adrian's Series

  • Season 1
    50 parts
  • Epiphany [TAMAT]
    Season 2
    53 parts
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESA PUNYA CERITA
  • B2C: Benar-benar Cinta
  • Rahasia Sang Editor (Tamat)
  • Tilly's New Diary
  • Hapless
  • Painting Flowers (Pain Series #1)

Azis Mahendra selalu hidup mewah di kota, terpaksa ikut keluarganya mudik ke desa. Ia kesal-baginya, desa terasa asing, tak nyaman, dan jauh dari standar hidupnya. Namun semua berubah ketika ia bertemu Ratih Prameswari, gadis desa 15 tahun yang hangat dan ramah. Mereka pertama kali bertemu di pasar. Azis merasa risih dengan bau amis dan suasananya yang ramai, sementara Ratih justru tertawa melihat kepanikan Azis. Percakapan singkat mereka dalam bahasa Jawa halus jadi pembuka hubungan mereka. Hari-hari berikutnya membawa mereka ke kebersamaan yang tidak direncanakan. Mereka naik sepeda menyusuri jalanan desa, melewati sawah, tertawa saat tercebur parit karena ceroboh. Azis mulai menikmati suasana desa yang dulu ia remehkan. Dua minggu yang awalnya membosankan berubah jadi hari-hari penuh warna. Namun waktu terus berjalan. Azis harus kembali ke kota. Di ujung desa, mereka saling menatap dalam diam. Tak ada kata perpisahan, apalagi janji. Hanya perasaan yang tumbuh tanpa pernah terucap. Ini bukan kisah cinta yang selesai bahagia. Tapi tentang perbedaan, tentang waktu yang terlalu singkat, dan tentang cinta yang hadir tanpa pernah benar-benar bisa dimiliki. Apakah perasaan itu akan bertahan? Ataukah akan jadi kenangan yang perlahan memudar bersama waktu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines