Almost Mine, Somehow...

Almost Mine, Somehow...

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 27, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Enemies to Lovers
Romantic Comedy
Love Triangle
Mars Manggala Maharaja? Tunangannya. Pradaya Jamesyiah Rahardjo? Mantannya yang masih belum bisa move on. Juned Juhuambara Ali? Kakak tirinya yang overprotective sampai kadang lupa kalau mereka cuma saudara tiri. Serpati Gandara Wulung? Best friend, partner nugas, tempat curhat, sekaligus orang yang selalu ada whenever Sweety needs him. Kean Sadjapati Kawulang? Adik kelas yang nge'crushin dia setengah mati. Five boys. One girl. And somehow, semuanya punya urusan masing-masing sama Sweety Boendarya. Sweety cuma pengin hidup tenang, survive kelas 11, ngerjain tugas, dan nggak ikut drama percintaan mereka. Too bad, nobody seems willing to leave her alone. Karena kalau satu orang bilang sayang, mungkin masih bisa di-handle. Kalau lima? Yeah. Good luck, Sweety.
All Rights Reserved
#3
shcool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status [END]
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines