Sahabat Pena
Sejak kecil, Zeya dan Erkan menjalin persahabatan lewat surat. Mereka berjanji tak akan pernah bertemu, hanya berbicara lewat tinta dan kertas.
Namun ketika surat Erkan tiba-tiba berhenti datang, Zeya nekat melanggar janji itu. Satu-satunya petunjuk hanyalah alamat rumah Erkan.
Bisakah Zeya menemukan sahabat penanya? Ataukah pertemuan nyata justru mengubah segalanya?
All Rights Reserved