My SOMPLAK Boyfriend 2

My SOMPLAK Boyfriend 2

  • WpView
    Leituras 547
  • WpVote
    Votos 32
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, jan 25, 2024
Mozarella Axinella memutuskan untuk melanjutkan karirnya di Negeri kelahirannya sendiri, setelah 4 tahun belajar di Negeri Ginseng. Namun entah kenapa tiba-tiba hubungannya dengan Afalga Fareeda sedikit renggang karena something. Apalagi setelah Moza mendapatkan pekerjaan baru, ia jadi tidak bisa sering bertemu dengan Alga, padahal Moza adalah tipikal cewe yang bisa bosan dengan cepat hanya karena tidak pernah berinteraksi dengan orang itu. Rasa bimbang Moza pun muncul ketika ia berada di tempat kerja, Moza bertemu dengan Arken Baskara. Arken selalu memperhatikannya, entah itu perhatian kecil ataupun membantu nya dengan arti lain. Walaupun rasa nyaman yang Arken berikan lebih dari pemberian Alga, tapi Moza tidak bisa mempungkiri jika hatinya tetap mencintai Alga. "Gua udah punya pacar Kak, tolong perlakukan gua selayaknya seorang adik," ucap Moza seraya menatap mata Arken "Gua gak punya adik, dan gak bakal punya adik. Gua akan tetap memperlakukan lo selayaknya wanita. Orang yang gua cinta, walaupun pada akhirnya gua gak bakal bisa miliki lo," Lalu bagaimana dengan Alga? Apakah hubungannya dengan Moza akan baik-baik saja? •Setelah membaca deskripsi di atas kalian tahu dong ini apa? Yup, ini adalah sequel dari cerita My SOMPLAK Boyfriend. Happy reading!
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • [Complete] Fate in Chains
  • HARQEEL
  • Asmaraloka (Sequel Cinta Dalam Diam) Hiatus
  • ALGARES [Hiatus]
  • SHALFA [SUDAH TERBIT]
  • My possesive boyfriend
  • Bayang Cinta || Harqeel
  • DANANJANA [END]

FATE IN CHAINS a Sequel of "Senja di Balik Hujan" Dua tahun berlalu sejak tragedi yang menjerat mereka, namun Alden dan Asyilla masih terperangkap dalam lingkaran yang sama-hubungan yang penuh gairah, ketergantungan, dan obsesi yang nyaris tak masuk akal. Alden, kini seorang mahasiswa teknik yang tampak tenang dan rasional, sebenarnya tak pernah benar-benar bisa melepaskan diri dari Asyilla. Setiap langkah gadis itu, setiap jejak keberadaannya, selalu dalam pantauannya. Ia bukan hanya mencintai Asyilla-ia membutuhkannya. Asyilla, siswi SMA tingkat akhir yang tampak rapuh di luar, justru menyimpan ketakutan yang berlawanan. Ia tahu bahwa Alden selalu ada di sekitarnya, selalu memperhatikannya dari bayang-bayang. Dan alih-alih menjauh, ia justru merasa tak bisa hidup tanpanya. Hubungan mereka bagaikan tarian yang penuh gairah sekaligus berbahaya-terlalu dekat bisa menghancurkan, tetapi menjauh hanya akan membuat mereka semakin haus satu sama lain. Alden tak bisa menerima dunia di mana Asyilla bukan miliknya, sementara Asyilla tak bisa membayangkan hidup tanpa Alden yang terus memburu dan memilikinya. Mereka saling melahap, saling mencabik, saling menghancurkan, tetapi tak satu pun yang mau melepaskan. Ketika batas antara cinta dan obsesi semakin kabur, mereka harus menghadapi kenyataan: Apakah ini cinta, atau hanya permainan bertahan hidup yang brutal? - "Cila... There's no way out for us. Even if you want to run, you can't." - Raja Alden Rylan "My eyes are all around you, Alden. Jangan coba macem-macem. You're mine forever." - Asyilla Qeenar

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo