
" bukannya gw udh bilang? lu gk bakal bisa kabur dari gw Ian Natha. " "kayaknya perlakuan gw terlalu lembut ke elu. " tangan kekar itu perlahan turun kearah pergelangan kaki kurus milik Ian ia menggenggamnya erat membuat sang empu meringis. "Ian gw gk butuh kedua kaki lu. " "tu.. tunggu vier... *CRAACK " AGGHHHHHH. "Hak Cipta Terpelihara