GARIS TAKDIR

GARIS TAKDIR

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sun, Jul 9, 2023
بسم الله الرحمن الرحيم "Maaf.. Tapi anda serius ingin melamar saya?" Ucap Hanin dengan serius "Jika kamu tidak percaya maka berilah saya ujian. Saya akan taruhkan nyawa saya untuk memenangkan ujian itu." Ucap Daniel tegas. Awal melirik Hanin dan menganggukkan kepalanya "Baiklah. Saya akan beri anda ujian. Ujiannya adalah.. Anda harus bisa mengambil Bunga mawar yang telah saya tanam di hutan rimba." Ujar Hanin tidak kalah tegas sambil tersenyum menatap Awal. "APA?! RIMBA?!" Daniel yang tadinya percaya diri kini seakan ciut setelah mendengar nama hutan itu. "Ada apa? Tidak kuat? Tidak bisa bertaruh? Tidak bisa memberikan nyawa anda?" 🥀 "Bagaimana? Deal dengan syaratnya?" Ujar perempuan itu sambil membuka kancing kemejanya. Afla terdiam. Ia menunjukkan seringaian namun matanya masih terus menatap lantai yang basah. "after you put these requirements on me.. what do you think?" Afla kembali tersenyum mengerikan dan membuka dasinya kasar. BRAKK!! 🥀 Setan adalah musuh yang nyata, sedangkan hawa nafsu dan kesabaran adalah pelurunya. Dan kau sendiri adalah senjatanya. Jika kau ingin menembak setan itu maka perhatikan peluru yang akan kau gunakan. Karena jika lalai maka selamat merayakan kekalahanmu. - Muhammad Aflahul El Mubarokh- 🥀 "Terkadang orang dengan masa lalu paling kelam akan menciptakan masa depan yang paling cerah" -Umar Bin Khattab- Khalifah ke dua dan juga sahabat Nabi 🥀 Luka-luka di mulut bisa di sembuhkan. Namun luka luka yang di sebabkan oleh mulut tak bisa di sembuhkan -Imam Syafi'i Rahimahullah- 🥀 Di antara musibah terbesar adalah kamu jatuh cinta. Namun orang itu tidak cinta padamu -Imam Syafi'i Rahimahullah-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEQUEL HAIFA ON PROCESS
  • [SHRS1] HALWA | V2 | SELESAI✓
  • Dibalik Topeng Kebahagiaan
  • Lelaki KirimanTuhan(On Going).
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Satuan Takdir
  • SERIBU HADITS✓
  • Lentera Hatiku
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • KHALISA🖤

ADA SEQUEL HAIFA BACA YUK! [TELAH TERSEDIA DI GRAMEDIA DAN TOKO BUKU LAINNYA] BLURB VERSI WATTPAD Di balik buku yang menutupi sebagian wajahnya, Haifa mengamati dalam diam setiap tingkah laku Arvin. Bagaimana laki-laki itu berbicara dan tertawa, semuanya terekam begitu jelas di ingatannya. Tetapi setelahnya, ia segera menundukkan pandangan karena tersadar dari tingkahnya yang salah. Haifa bukan seperti Arvin yang namanya hampir dikenal oleh seluruh penghuni fakultas karena ketampanan dan kecerdasannya, ia hanya seorang perempuan biasa dengan cadarnya yang selalu berusaha membatasi pergaulan dengan lawan jenis. Haifa menyadari jika banyak perempuan yang menyimpan rasa untuk Arvin, perempuan yang mungkin lebih baik dari dirinya. Tetapi, tetap izinkan ia untuk meminjam nama Arvin dalam doa-doanya, meminta agar bisa bersanding bersama dengan laki-laki itu menuju Surga. _____ BLURB VERSI NOVEL Tentang Haifa Saqeenarava, perempuan yang begitu taat pada agama. Semula hidupnya berjalan bagai arus sungai yang tenang karena ia bersemayam di pondok pesantren dan memiliki keluarga yang memahami akidah dan manhaj yang benar. Namun, begitu mengetahui sosok Akbar Arvinio Rajendra, ternyata dunia luar tidak seindah yang selama ini terlintas dalam benaknya. Jika boleh memilih, Haifa tidak ingin merasakan jatuh cinta sebelum waktunya. Ia lebih memilih memantaskan diri untuk seseorang yang memang Allah takdirkan mengisi sela-sela jari tangannya, pada sosok yang akan melengkapi separuh agamanya dan menuntunnya menuju surga. Akan tetapi, jika yang terjadi justru sebaliknya, Haifa harus bagaimana? 📚 Disertai berdasar pada Al-Qur'an dan Sunnah menurut pemahaman Salafush Shalih. TIDAK DIPERKENANKAN MENG-COPAS SEBAGIAN ATAU KESELURUHAN CERITA DALAM BENTUK APA PUN. HAIFA © April 2018 AriskaKhurnia

More details
WpActionLinkContent Guidelines