Story After Sunset

Story After Sunset

  • WpView
    Membaca 102
  • WpVote
    Vote 8
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Okt 26, 2025
Hey, kamu. Mengapa kamu pergi? Kamu terbang terlalu tinggi. Aku terlalu jatuh. Angin itu membawamu terbang terlalu jauh. Jauh sampai begitu sulit untuk ku menggapai mu. Hilang. Kelabu jadi hitam. Hati ini terlanjur labuh. Tapi mengapa begitu rapuh? Kamu menghilangkan sinarmu. Terlalu manis untuk jadi sepahit ini. Jika memang kamu harus pergi, mengapa tumbuh rasa ini? Aku masih ingin melihat indahnya sinarmu. Aku masih ingin menjadikanmu tempatku berteduh. Tapi aku tak sekuat angin. Aku tak bisa menahan mu untuk terbang. "Gak usah peduli sama omongan Anggun tadi ya Al. Dengan siapa kamu berteman itu urusan kamu. Dan untuk dia yang gak suka tentang kita, toh aku sendiri gak masalah, aku nyaman-nyaman aja sama kamu." Tubuhku membeku sepersekian detik. Nyaman katanya? "Al, dia akan baik-baik saja. Aku yakin dia akan bahagia melihat kamu bahagia. Kita boleh memikirkan perasaan orang lain, tapi apa hanya dengan menyakiti perasaan diri kita sendiri?" - Putra Wijaya "Tapi nggak semua yang kamu harapkan harus benar-benar terjadi, Putra. Jika ada yang tersakiti, apa kita harus tetap menutup mata dan telinga kita untuk sekedar memenuhi ego?" -Allifya Nadhira Dwi Arini Allifya Nadhira Dwi Arini, seorang gadis remaja dengan cita-cita, bahagia, teman, dan trauma. Bertemu dengan Putra Wijaya, Pria yang berhasil sembuh dari lukanya dan punya banyak bahagia. Kisah mereka dimulai di sekolah. lalu bagaimana kelanjutannya?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#379
ceritasekolah
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • I'm okay (END)
  • Nayara [ TERBIT ]
  • Let Me Love You Longer
  • Maaf' (Revisi)
  • BETWEEN
  • ELGITA  (TERBIT)
  • Hilang
  • dimana janji tersebut
  • We Are One

Orang tuanya selalu bertengkar, tak ada yang bisa ia lakukan selain berusaha meyakinkan diri bahwa keluarganya akan baik-baik saja. Pertengkaran adalah hal wajar dalam rumah tangga. Tumbuh gadis itu berdampingan dengan rasa sakit. Hingga tiba pada satu kejadian, Caramel terpaksa harus mengantarkan surat cinta milik sahabatnya, alih-alih sudah benar, ternyata surat itu salah alamat. Berujung pada benih-benih cinta antara Caramel dengan si penerima surat tadi. Namun, keadaan tak semulus yang dibayangkan kala keduanya semakin dekat, Caramel justru terbayang adegan mengerikan kala kedua orang tuanya yang saling mencintai justru berujung saling menyakiti. Caramel trauma dengan Cinta. Juga tak percaya dengan sebuah hubungan. "I don't believe in a relationship." - Caramel. Note : Di beberapa chapter awal, cerita ini tidak ada kisha romansa sama sekali. Author ingin menceritakan bagaimana sakitnya tokoh Caramel. Setelahnya, baru author ciptakan adegan manis guna menunjukkan bahwa roda kehidupan itu berputar. Cerita ini dibuat semata-mata hanya untuk menyalurkan hobi dan imajinasi. Start : 16-04-22 End : 21-10-22 Rank : # 1 in overthinking [31-08-22] # 1 in brokenhome [26-10-22] # 1 in pelajaran hidup [30-10-22] # 1 in insecure [11-11-22] # 4 in cinta beda agama [10-11-22]

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan