Accismus

Accismus

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 3, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
®Dilarang Copy Paste Dalam Bentuk Apapun Clara tidak pernah menyangka bahwa perasaan yang ia anggap tak akan pernah hinggap dihatinya malah berangsur membuatnya uring-uringan. Bukan perkara benci jadi cinta, tapi mungkin akibat terbiasa bersama, perasaan spesial itu pun perlahan dirasakannya. Andra, lelaki yang menemani hari-harinya, terbiasa berada disekitarnya adalah penyebab kekacauan pada hati Clara. Pertanyaan tentang kapan, perasaan yang hanya menganggap Andra sebagai sahabat lelakinya itu justru menghadirkan debar-debar manis yang perlahan mulai dinikmatinya. Maka jalan satu-satunya adalah berpura-pura untuk tidak memiliki rasa apapun, meski sebenarnya Clara menginginkan hubungan yang lebih dari sekadar persahabatan. Lalu, bagaimanakah cara Clara menghadapi Andra setelah mengetahui perasaannya yang sebenarnya? Ikuti terus cerita ini yuk. Jangan lupa tambahkan ke perpustakaan dan reading list kalian ya guyss. ©Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
All Rights Reserved
#260
andra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lady Antagonis (TAMAT)
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • AZZKARA
  • You Got It
  • [BL] Sudden Omega
  • Being A Stupid Stepmother [END]
  • love at first sight?
  • Corda: Ikatan yang Tak Tergantikan
  • Can I Call You Mine?
  • Hai, Arnold! (END)

Kehidupanku biasa saja. Membosankan dan menyebalkan. Entah mengapa ibu-ibu kaum nyinyir melabeliku sebagai orang bermasalah. "Oke, aku kuat." Itulah yang berkali-kali aku tanamkan dalam benak. Kuat. Kesehatanku memburuk akibat kebiasaan hidup tidak sehat; begadang, telat makan, makan makanan rendah gizi, dan tambahan beban pikiran. Begitulah akhir kisahku, salah satu korban kerasnya kehidupan, berakhir. Sayangnya aku salah! SALAH BESAR. Aku justru terlempar ke dalam novel ciptaan temanku sebagai Laura. Aku tidak keberatan menjalani hidup kedua. Namun, beda cerita bila aku adalah si antagonis yang bahkan tidak memiliki aset bernilai jutaan. Izinkan aku hidup mewah! Mewah! Oke, lupakan mengenai hidup sebagai nona besar. Masa bodoh dengan plot, mengubah cerita, merayu tokoh utama, dan bersikap baik kepada Sarah, si FL. Berhubung aku menempati Laura ketika dia masih SMA, maka lebih baik aku mempersiapkan hidup di masa depan semapan mungkin. Dengan kata lain: Sayonara, wahai para tokoh mulai dari kelas kroco sampai kakap. Aku akan hidup mandiri dan silakan saling bunuh memperebutkan Sarah. Aku tidak peduli! Akan tetapi, semua karakter sepertinya ingin mengganggu rencana hidup mandiriku. Mulai dari FL yang ngotot ingin menolongku, ML justru menawariku aset senilai jutaan, bahkan Villain pun mulai berubah haluan mencari cinta. Pasti ada yang salah dengan mereka semua. Mereka aneh! ANEH. Oh tolong, tolong izinkan aku hidup damai. Oke?

More details
WpActionLinkContent Guidelines