DI ARSY MU

DI ARSY MU

  • WpView
    Reads 284
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 3, 2025
Assallamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ⚠️ DILARANG PLAGIAT ⚠️ DI ARSY MU? cerita ini diambil judul nya dari teman ana, menceritakan dua sosok manusia yang saling mencintai seorang wanita yang Mencintai secara diam² kepada temannya sendiri dan laki-laki itu pun mencintainya namun takdir berkehendak lain Azzahra alfathunisa seorang wanita yang berumur 17 thn ia sekolah di SMK "trajawali" ia mengambil jurusan ips Muhamad ilham alzaki laki-laki berwajah tampan, pintar, baik, sopan, paham agama. Mereka saling mencintai satu sama lain, mereka mencintai dalam diam pula, jika ditanya dekat? Tidak, apakah mereka merkomunikasi? Tidak pula. Menjauh untuk menjaga berdoa untuk menyapa. Begitulah cinta yang sesunguhhnya "Tunggu saya 5 tahun lagi zahra, saya akan kembali dan langsung menghitbah mu kerumah mu nanti" "Tak usah berekfetasi tinggi kepada saya ham, saya tau kita saling mencintai. Tapi ingat jodoh itu ditangan sang maha kuasa. Dan belum tentu nanti kita akan bertemu lagi dikemudian hari nya" "Saya tau, tapii jika suatu saat nanti kita bertemu kembali dan sudah membawa pasangan masing² jangan lupakan saya" "Pergilah, lanjutkan pendidikan mu disana terlebih dahulu jangan pikirkan soal pernikahan. Karena belum masa nya" Baca kelanjutan nya yooo >>>>>>>
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dalam Iman
  • Imam Untuk Aisyah
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • crushku my husband
  • Wanita Pilihanku [TAHAP REVISI]
  • Skenario Allah✔[End]
  • Ustadzah Assyifa✔️
  • Takdir Mempersatukan Kita (TAMAT)
  • (menuju) Jodoh Halalku [TAMAT]

Azha tidak pernah menyangka bahwa langkah pertamanya di pesantren akan mempertemukannya dengan Muaz-santri yang dingin, pendiam, dan selalu terlihat serius dengan hafalannya. Sejak awal, mereka berada di dunia yang berbeda. Muaz sibuk dengan hafalannya, sedangkan Azha berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Namun, takdir selalu punya cara unik untuk mempertemukan dua orang yang seharusnya berjalan di jalur masing-masing. Tatapan yang tak sengaja, pertemuan di tempat yang tak terduga, hingga percakapan-percakapan kecil yang membuat Azha menyadari bahwa Muaz tidak sekeras yang terlihat. Di antara hafalan dan kesibukan pesantren, Azha mulai memahami bahwa ada jeda di antara mereka-sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jeda itu bisa berupa harapan, doa, atau bahkan perasaan yang perlahan tumbuh namun tak bisa diungkapkan. Tapi ketika waktu mulai memisahkan mereka, Azha dan Muaz harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua perasaan bisa menemukan jalannya sendiri. Apakah keduanya akan tetap berada di jalur masing-masing, ataukah takdir akan membawa mereka kembali bertemu di titik yang sama? Sebuah kisah tentang perasaan yang terpendam, tentang ketulusan dalam diam, dan tentang bagaimana Allah selalu punya rencana terbaik di setiap jeda yang tercipta. 🕐 UPDATE SETIAP SELASA & MINGGU

More details
WpActionLinkContent Guidelines