FORELSKET

FORELSKET

  • WpView
    Reads 1,126
  • WpVote
    Votes 271
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 12, 2025
"Tidak ada yang tidak mungkin." Kalimat itu bukan sekadar semboyan-itu adalah cerminan hidupnya. Dalam sekejap, ia menyaksikan gemerlap kemewahan meredup, lalu bersinar kembali; permusuhan berubah jadi persahabatan, kebencian terkikis oleh cinta, dan kepercayaan diselimuti bisikan kecurigaan. Lalu, salahkah perjalanan itu? Tidak. Adakah keadilannya? Hanya Tuhan yang mampu menilainya. "Mencoba untuk bertahan hidup bukanlah sebuah dosa. Bersikap jahat pada orang yang telah menyakiti kita juga bukan Tindakan kriminal." Kalimat itu menjadi semacam mantra yang menuntunnya selagi badai mendera, didalam lembah yang mengundang putus asa. Ketika seluruh hidupnya seperti medan perang, kehadiran lelaki itu membuatnya tenang. Sejenak, ia mengira dialah satu-satunya yang bisa menopang hidupnya yang bak kapal tenggelam. Seketika, pikiran nya buyar jatuh dalam kehangatan. Sekejap.. dia membuat kesalahan yang membuat hidupnya kembali berantakan; jiwanya luluh, hatinya terjatuh, hanya untuk mencintai lelaki yang menjadi sumber sekaligus penawar dari segala liku kehidupan. "Aku hanya iba padanya, itu saja. Kami hanya rekan bisnis. Tidak akan pernah lebih dari itu." Kalimat itu terus bergaung, mencoba menarik paksa hatinya yang telah terjerat. Namun akhirnya, dia Kembali tenggelam.. setelah berhari-hari diselamatkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tomboyish Girl [Proses Penerbitan]
  • Shadow of The Past [END]
  • Reuni Mantan di Manhattan #ODOCtheWWG
  • Cinta Tanpa Rencana (SELESAI)
  • Queen. Re-Birth from my dark life
  • E M E L Y
  • ALLAND
  • Suit and Tie | ✅
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • Caramel Maskiato - END (KaryaKarsa)

[Revisi jika sudah tamat] Pada dasarnya kita hadir sebagai utusan Tuhan dengan segala skenario yang telah di atur. Untuk menolak saja itu tak akan bisa karena kita hanyalah manusia biasa. Seperti sekarang, dua insan yang telah di uji kesabarannya melalui permasalahan yang telah diberikan oleh Tuhan. Bukan, bukan Tuhan gak sayang dengan umat-Nya, hanya saja Tuhan ingin. Tau seberapa kuat dan tabah ketika Tuhan memberi umat-Nya ujian seperti saat ini. ***** "Gue bukan cewek seperti pada umumnya, gue bukan cewek sempurna, gue cewek yang selalu menyusahkan orang lain, hidup gue selalu ketergantungan pada obat-obatan, hampir seluruh anak nggak ada yang mau berteman sama gue selain ketiga cewek itu, gue punya alasan tersendiri. Lo harus bisa ngerti itu, gue cewek lemah yang hidup gue hanya dalam ambang batas." ~Bellvania "Lo nggak tau apa yang gue rasain, lo nggak pernah ada diposisi gue, gue nggak seberuntung kehidupan lo yang masih ngerasain yang namanya kasih sayang. Lo harusnya bersyukur dengan keluarga lo." ~Adeleo #578 in Teenfiction (260517) #344 in Teenfiction (040119) #277 in Teenfiction (180119) #1 in Tomboygirl (040119) #119 in Fiksi remaja (040119)

More details
WpActionLinkContent Guidelines