Kita Yang Terbiasa (On Going)

Kita Yang Terbiasa (On Going)

  • WpView
    Reads 322
  • WpVote
    Votes 117
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 16, 2026
Ada pertemuan yang terasa biasa saja, sampai akhirnya kita sadar, kita ngga bisa lagi kembali seperti sebelumnya. Serra mengenal Abyan dari hal yang sederhana. Obrolan singkat, kebiasaan kecil, dan waktu yang berjalan tanpa terasa. Namun semakin lama, hubungan itu bukan hanya tentang mereka berdua. Ada seseorang yang tidak pernah benar-benar pergi. Ada perasaan yang tidak pernah benar-benar selesai. Dan pada akhirnya, yang tersisa bukan lagi tentang siapa yang salah melainkan tentang siapa yang datang di waktu yang tidak tepat. ⚠️sebagian cerita ini berdasarkan cerita nyata dan sebagian cerita juga hanyalah imajinasi author⚠️ ⚠️tokoh-tokoh dan tempat-tempat di dalam cerita ini nama-namanya telah di samarkan⚠️ Catatan: Ilustrasi karakter / cover pada cerita ini dihasilkan menggunakan bantuan AI (Artificial Intelligence). JANGAN LUPA VOTE READERS🫰🏻
All Rights Reserved
#460
rich
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cracked Love
  • LINTANG ANGGARA
  • BLACK MOON
  • JODOHKU BRONDONG MERESAHKAN
  • goodbye my beloved (Hiatus)
  • Cinta Beda Agama || Antara Masjid Dan Gereja
  • Kasalea (End)

Deg. Aluna terpaku di tempat seolah olah badanya susah untuk di gerakkan, yang ia lihat ia lah Sagara terbaring dibrangkar rumah sakit. Apa ini, Aluna sudah tau apa alasan temannya tidak mau memberi tahukan keberadaan Sagara ternyata ini. "Sagara?" ucap Aluna melangkah mendekati brangkar Sagara. Aurora yang sedang menyuapi Sagara makan langsung melihat kearah sumber suara yang di dengarkan oleh daun telinganya. "Sa? Dia siapa!?" tanya aurora, sedangkan Aluna menunggu jawaban yang keluar dari mulut Sagara. Sagara langsung melihat kearah Aluna yang baru masuk kedalam ruang rawatnya. "Kamu siapa?" Tanya Sagara melihat kearah Aluna, aluna terkejut dan hatinya seperti di tusuk belati saat Sagara mengatakan itu. Dan saat itu lah, Penyakit Ganda Sagara tumbuh. Jiwa kedua di dalam diri Sagara bangkit, yang dimana jiwa kedua itu sangat mencintai Aurora. Aluna melangkah mendekati brangkar yang di tiduri oleh Sagara. "Ini Aluna sa" lirih Aluna dengan mata yang berkaca kaca. Kaki Aluna bergetar hebat saat Sagara berani rangkulan perempuan asing, yang tidak lain ialah aurora. "Kamu siapa anjing!!" Sentak Aluna mencengkam kuat tangan aurora. Sagara membelalak matanya, berani sekali perempuan aneh itu menyentuh aurora. "Lepas dia anjing, lo yang siapa?" Tanya Sagara dengan mata yang berkobar marah. Mendadak semuanya hening, mata Aluna tidak hatinya mengeluarkan air mata. "Sa, kamu serius gak kenal sama aku?" Tanya Aluna memegang tangan Sagara. Ahkk.. Aluna terpental jauh akibat hempasan dari sagara. "Pergi lo dari sini!" Sentak Sagara menunjukkan kearah pintu keluar, dan matanya melihat Aluna yang terjatuh di atas lantai. "Lo lelaki paling brengsek, gilak!!" Sentak talita menerobos masuk kedalam sana dan membawa Aluna pergi. Yok kepoin cerita aku. 🌷🌻 JANGAN MENJADI PLAGIAT. FOLLOW SEBELUM BACA

More details
WpActionLinkContent Guidelines