Malam yang begitu panjang bersama Nabila yang lain

Malam yang begitu panjang bersama Nabila yang lain

  • WpView
    Membaca 19
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Okt 2, 2023
Ira tergagap tak bergeming didepan bangunan yang berdiri lebih dari 700 tahun lalu, melihat apa yang tidak bisa dibayangkan siapapun sebelumnya, seorang gadis di tahun 1945 saka menuruni tangga endesit candi jago yang selesai dibangun pada tahun 1202 saka untuk pendharmaan raja Wisnuwardana. Ira kehilangan keahliannya untuk berlari setelah memutari badan candi beberapa kali ia berada dalam situasi yang benar-benar lain, niatnya membaca relief Tantri Kamandaka berujung pada sensai melompati garis waktu yang lain Sesosok gadis berbayang cahaya setipis sutra berdiri dihadapan Ira. Cerita Aridhama dan Mayawati tiba-tiba terbersit dalam benak Ira, entah kenapa sepertinya Dewi Mayawati tidak terima dengan keputusan suaminya yang membiarkannya terbakar hidup-hidup hanya karena kambing yang berceloteh. Kini dihadapan Ira sosok yang mungkin Mayawati yang datang kembali menyapa, namun Ira tetap tidak bisa beranjak dari penyesalannya ia menanggapi sosok yang sama sekali tidak ia kenal, "Nabila."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • MAHACINTABRATA SUKMA WICARA PART II (CINTA MATI DEWANATA)
  • Bandung Bandawasa: Seribu Candi untuk Hati yang Membatu
  • MAHACINTABRATA III: ARJUNA MENCARI CINTA
  • Pendekar Dari Pajajaran
  • Arca Terakhir: Kisah dibalik Legenda 1000 Candi Prambanan
  • Vendétta
  • Lintang Di Langit Majapahit [END]
  • Diary Santriwati
  • Prambanan Obsession (END)
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai

"Mahacintabrata" adalah sebuah novel modern bagi penyuka wayang atau siapa pun yang ingin tahu tentang seni warisan budayawan Indonesia ini. Kisah pewayangan akan diceritakan dengan bahasa yang sangat menarik dan mudah dicerna, sehingga membuat pembaca ketagihan dan penasaran akan cerita selanjutnya tanpa takut terjebak pada plot yang membosankan seperti membaca buku sejarah. Kisah cinta di masa muda antara Bisma Dewabrata dengan Dewi Amba, sang Putri Kasi yang telah dimenangkan hati bahkan nyawanya oleh Bisma, menjadi romantisme perdana kisah Mahacintabrata. Lalu kini akan berlanjut kepada keponakan Bisma, calon Raja Hastinapura, sebagai keturunan Ibu Ratu Setyawati dari anaknya, Begawan Abiyasa, dialah sang pangeran bernama Pandu Dewanata. Pandu yang dilahirkan dalam kondisi yang cacat tetapi tidak kata menyerah pada keadaan dalam kamus para keturunan Bharata. Justru dengan kondisi sulit dan tekanan yang begitu besar, mental dan kemampuan calon raja Hastina ini terasah dengan tajam dibarengi kepribadian yang luhur dan menawan. Hal ini juga tidak luput dari didikan dan bimbingan dari keluarga besar Bharata yang kesemuanya merupakan manusia luar biasa berilmu dan telah menempuh kehidupan yang berat dan penuh karma. Mampukah Pandu melanjutkan tahta Hastinapura dan menemukan pasangan yang akan memberikan keturunan sebagai generasi penerus dinasti Bharata yang ditakdirkan menjadi raja-raja terhebat dan berpengaruh di marcapada? Ataukah justru saudara-saudara kandungnya satu ayah lain ibu, Dasarata yang bermata buta dan Yamawidura yang bijak, yang akan melanjutkan tahta Hastinapura beserta keturunannya? Juga bagaimana kerumitan kisah cinta antara ketiga pangeran Hastina tersebut dengan tiga orang putri yang mereka berhasil bawa ke Hastina, yaitu Dewi Kunti, Dewi Madrim dan Dewi Gandari?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan