REUNI (Enam)

REUNI (Enam)

  • WpView
    Reads 10,878
  • WpVote
    Votes 765
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 18, 2026
~ini lanjutan cerita ~Black Code ~ Apa nak kita buat hari ni?" tanya Ali antusias karena sudah lama mereka di liburkan dari misi. "Aku tak tau," jawab Alicia. "Kau dah sehat betul-betul ke ni?" Ali memandang khawatir Alicia. "Mestilah, lama masa rawatan yang aku jalani, tak kan tak sehat lagi, dah baik kita cepat, jenderal dah tunggu." Alicia mempercepat langkah kakinya. Setibanya mereka di akademi, Ali di sambut riang oleh semua teman-temannya terutama ejen wanita yang baru selesai menjalani perawatan sehabis kejadian yang menimpa sebelumnya. "Wah, rindu sangat ngan kau, Ali." heboh Moon seraya meninju bahu Ali. "Haha, aku pun rindu juga dengan korang semua. Haa, Khai...macam mana misi korang semalam?" tanya Ali sambil mendekati sahabatnya itu. "Tak sepenuhnya berjaya," jawab Khai lesu. "Eik, kenapa?" "Tak pe lah, yang terpenting Black Code tu dah tak ganggu dia." ucap Jet seraya merangkul Khai. "Ye dan lagi kita dah berjaya selamat kan Rizka," ucap Chris menimpali. "Betul juga, Rizka kau tak cedera kan?, kita orang di bagi tau ejen Geetha yang kau tu tekena tangkap." ucap Mika sambil mendekati Rizka. "Iya, yang herannya gw gak ingat siapa yang udah nyelamatin gw." jawab Rizka yang terlihat sangat linglung. "Bukan diorang ke?" tanya Roza bingung karena yang mereka semua dengar Jet dan ketiga rekan mereka menyelamatkan Rizka dari ruang bawah tanah tempat ia di sekap. "Bukan, kita orang tejumpa Rizka dah tertidur kat luar ruang bawah tanah tu. Belum sempat masuk." terang Jet. "Belum lagi, Anggrek Merah masih belum tertangkap." ucap Rudy mengejutkan semua orang. "Tapi untuk masalah tu, uncle cakap kita orang tak kan ikut sertai misi penangkapan Anggrek Merah, jadi aku rasa kira orang dah benar-benar terbebas dari semua masalah." ucap Ali untuk menenangkan kegelisahan teman-temannya. ~Mohon maaf kalo update nya lama dan tidak terjadwal karena author sibuk memikirkan alurnya (⁠-⁠_⁠-⁠;⁠)⁠・⁠・⁠・
All Rights Reserved
#418
action
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Day Of The Dead
  • CINTA DALAM KELABU
  • Angel
  • GALAKDAR
  • Entwined by fate || BXB
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • ELARD DAN ZIA (END✅)
  • A I'M FIRGI NOT ANGEL {END}

Skay, seorang siswa yang menyimpan luka trauma mendalam, mencoba menjalani "normalitas" di SMA khusus cowok. Setiap sudut sekolah terasa asing, setiap bisikan bagai mengikis sisa-sisa dirinya. Terbiasa diabaikan atau ditatap iba, Skay hanya ingin menghilang. Namun, kedatangan seorang siswa baru yang polos dan lugu, Linus, justru menarik perhatian Dewa, si penguasa koridor yang kejam. Skay tahu, ketenangan semu yang ia cari akan segera terenggut. Di tengah hari-hari yang suram, Skay menemukan tempat pelarian di atap sekolah. Sebuah tempat sepi yang selalu ia anggap miliknya sendiri. Namun, ketenangan itu terusik oleh kehadiran Devano, seorang pembuat onar dengan rambut pirang acak-acakan dan mata setajam elang. Devano, dengan ejekan tengil dan tatapan menggoda yang terang-terangan, selalu berhasil memancing Skay keluar dari cangkangnya. Devano, yang terbiasa mendapatkan segalanya dengan mudah, justru tertarik pada sosok Skay yang dingin dan misterius. Baginya, Skay seperti teka-teki yang harus dipecahkan, sebuah tantangan di antara rutinitas perkelahian dan reputasinya sebagai berandalan. Di balik ejekan dan godaan yang intens, Devano menemukan sesuatu yang menarik di dalam Skay, sesuatu yang tak bisa ia lepaskan. Seiring berjalannya waktu, interaksi penuh godaan di atap sekolah perlahan membuka dinding pertahanan Skay. Devano mulai melihat lebih dari sekadar "hantu tampan" yang trauma, sementara Skay mulai merasakan denyut kehidupan yang berbeda di hadapan Devano. Namun, masa lalu kelam yang terus menghantui Skay, serta intrik dan kekuasaan di sekolah, mengancam untuk menarik keduanya ke dalam jurang yang lebih dalam. Apakah Devano bisa menembus trauma Skay? Dan bisakah hubungan yang tumbuh dari ejekan dan ketegangan ini bertahan di tengah bayang-bayang masa lalu yang mengerikan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines