Almost is Never Enough

Almost is Never Enough

  • WpView
    Reads 15,343
  • WpVote
    Votes 307
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Tue, Nov 27, 2018
That's how our story begins.. Pernah gak sih kalian bilang, "Gue bahagia kalau dia bahagia" ? Gue pikir itu semudah yang dibilang, tapi ternyata faktanya enggak. Gak semudah itu untuk bahagia ketika lihat orang yang lo sayang bahagia bukan bersama lo... Persahabatan itu lebih berharga dari yang kita bayangkan. Gue bakal bayar harganya seberapapun juga kalo gue bisa tuker itu sama kebersamaan kami dulu..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Remember I LOVE U
  • I LOVE YOU, KAK! [SUDAH TERBIT]
  • Verronica (COMPLETED)
  • Disaster In Feelings
  • He is not My Best Friend (End)
  • It HURTS
  • Sahabat, kenapa jadi suka?[On Going]
  • FRIENDSHIP & LOVE [TAMAT/END]

Dia tidak pernah membayangkan akan terjebak di persimpangan seperti ini-terombang-ambing antara dua hati yang begitu berarti dalam hidupnya. Di satu sisi, ada sahabatnya, seorang yang telah bersamanya sejak kecil. Seseorang yang begitu mengenalnya, yang tahu segala kelemahan dan kekuatannya, mereka seperti dua jiwa yang tak terpisahkan. Namun, di sisi lainnya, ada dia-pria yang diam-diam telah mencuri hatinya. Tanpa sadar, dia telah menjadi pusat dari setiap angan dan lamunan yang selama ini ia pendam dalam diam. Seharusnya, persahabatan dan cinta tak perlu menjadi pilihan. Seharusnya, ia bisa memiliki keduanya tanpa harus mengorbankan salah satunya. Namun kenyataan tidak sesederhana itu. Kini, ia dihadapkan pada fakta pahit bahwa sahabatnya, orang yang selalu ada untuknya, juga menyimpan rasa yang sama-cinta yang tumbuh tanpa mereka sadari, dan kini mengguncang keduanya. Hatinya berperang dalam sunyi. Haruskah ia mengalah, mengubur cintanya dalam-dalam demi menjaga persahabatan yang telah bertahun-tahun terjalin? Atau, apakah ini saatnya ia memilih untuk menjadi egois, memperjuangkan cinta yang kini memanggil namanya, meski resikonya adalah kehilangan seseorang yang selalu ada di setiap langkahnya? Ini adalah kisah tentang pilihan yang berat, tentang kehilangan yang tak terhindarkan, dan tentang keberanian untuk menghadapi perasaan yang selama ini ia simpan rapat-rapat. Siapa yang akan ia pilih? Dan apakah ada pilihan yang tidak akan meninggalkan luka bagi mereka semua? "Between love and friendship, there's pain, hope, and unspoken feelings" ~ Everything Between Us ~

More details
WpActionLinkContent Guidelines