Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Nara End

Nara End

  • WpView
    Membaca 124
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadDewasaLengkap Sen, Jul 10, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
Di pagi hari yang cerah, terdapat seorang cowok, yang sedang menunggu seseorang, di meja makan. Dia adalah Rasya Malvino Alexander Kita sebut saja rasya, dia sedang menunggu seseorang, untuk di ajak makan bersama, sebelum berangkat sekolah, yaps rutinitasnya yaitu sarapan pagi!. Rasya yang jenuh, dan takut telat masuk sekolah, karena tidak melihat seseorang itupun turun, lalu berteriak memanggil namanya. "Woeyyy!!, turun nggak lo? cepetan elah kita belum sarapan dan lo lama banget sih" teriaknya. "Iyaaa, sabar napa bro bentar lagi nih." jawabnya. Dan seseorang yang di tunggu pun, akhirnya datang dan turun untuk sarapan. "Sorry ya telat, abisnya gue tadi bangun kesiangan heheee" ucapnya sambil menggaruk-garuk tengkuknya yang tidak gatal. Udah ya guys sampai sini dulu, dan gak perlu basa basi mending kepoin aja yuk! Dilarang plagiat❗❗ Mohon hargai karya orang lain❗jika ingin dihargai❗ meskipun saya masih author baru, tolong ya guys untuk ramein cerita ini🙏🏻, terimakasih yang sudah mampir, walaupun hanya sesaat dan pergi begitu saja hehee.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • SARAH STORY
  • Rannia√
  • Friendzone?
  • About Jundi || Renjun [TERBIT]✔
  • TWO DIFFERENT PROPERTIES || on going (revisi)
  • Alca || Selesai
  • Hujan di Langit Aresta
  • I Choose You [END]
  • Converge With You [On Going]
  • ALVINO • HIATUS

Brakk "Dari mana aja kamu hah?" Bentak Antonio Erlangga, ayah sarah. Sedangkan Sarah tidak peduli dengan bentakan ayahnya, ia langsung berlalu menuju kamarnya. Tapi baru saja Sarah di tangga terakhir, Sarah langsung berhenti berjalan karena perkataan ayahnya. "Ayah akan jodohkan kamu dengan anak rekan ayah, tidak ada penolakan" tegas ayah sarah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Esok harinya Huek huek huek "Non kenapa" bu ira, pembantu Sarah. "Nggak tau nih bi, dari tadi muntah terus tapi tidak ada yg keluar, kepala sarah juga pusing" "Kayak orang hamil aja" ceplos bi ira. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ HALOWW GUYSS, INI ADALAH CERITA PERTAMA SAYA, TOLONG DIMAKLUMI YAH HEHEHE JANGAN LUPA YAH VOTE DAN KOMEN SEBANYAK BANYAKNYA💜 SANGAT DIPERLUKAN SARAN DARI KALIAN YAH GAISS💜💜 SEE YOU GAISS💜💜

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan